Tangis Istri Pecah di PN Denpasar, Pasutri Masuk Penjara dan Denda Rp 1 M karena Hal Tak Terpuji

Tangis Istri Pecah di PN Denpasar, Pasutri Masuk Penjara dan Denda Rp 1 M karena Hal Tak Terpuji

Tangis Istri Pecah di PN Denpasar, Pasutri Masuk Penjara dan Denda Rp 1 M karena Hal Tak Terpuji
Tribun Bali/Putu Candra
Tangis Istri Pecah di PN Denpasar, Pasutri Masuk Penjara dan Denda Rp 1 M karena Hal Tak Terpuji 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Septiana Lanjarsari (24) menangis usai menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (30/9).

Ia bersama suaminya, Setyawan Santoso alias Wawan (22) sama-sama diganjar pidana penjara selama 14 tahun.

Pasangan suami istri (pasutri) ini dinyatakan terbukti bersalah menguasai narkotik jenis sabu-sabu seberat 732,10 gram.

Terhadap putusan majelis hakim pimpinan Esthar Oktavi itu, kedua terdakwa menyatakan menerima.

"Kami menerima Yang Mulia," Jawab Aji Silaban selaku anggota penasihat hukum para terdakwa dari Pos Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar. Sikap menerima putusan juga disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Putusan majelis hakim itu lebih ringan setahun dibandingkan tuntutan yang diajukan jaksa.

Sebelumnya Jaksa Ni Luh Oka Ariani Adikarini menuntut pasutri tersebut dengan pidana penjara selama 15 tahun.

Selain itu, keduanya juga dituntut pidana denda Rp 1 miliar subsidair lima bulan penjara.

Sementara itu dalam amar putusan, majelis hakim menyatakan, kedua terdakwa telah terbukti sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindakan pemufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotik dan prekusor narkotik dengan tanpa hak atau melawan menguasai narkotik golongan I yang beratnya melebihi 5 gram.

Berupa sabu-sabu sebanyak 732,10 gram netto.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved