Bahayanya Bila Orangtua Dan Anak Tidak Terbuka Soal Kesehatan Reproduksi Dan Seksualitas

Dinar mengatakan orangtua sering kali merasa tidak perlu terlibat soal kesehatan reproduksi dan seksualitas anaknya.

Bahayanya Bila Orangtua Dan Anak Tidak Terbuka Soal Kesehatan Reproduksi Dan Seksualitas
Tribun Bali / Widyartha Suryawan
Johns Hopkins Center for Communication Program (JHCC) bekerjasama dengan BKKBN akan meluncurkan buku, jurnal, dan kartu bermain yang dapat digunakan sebagai panduan bagi orangtua dan remaja untuk memahami persoalan seksualitas dan kesehatan reproduksi. 

TRIBUN-BALI.COM, YOGYAKARTA - Masalah kesehatan reproduksi dan seksualitas masih sering dianggap sebagai hal yang tabu untuk dibahas.

Tak terkecuali oleh remaja yang baru menginjak masa pubertas.

Mereka cenderung tertutup dan enggan menceritakan perubahan fisik maupun ciri-ciri puber yang mereka alami.

Padahal, setiap orang perlu mengetahui kesehatan reproduksi dan seksualitas yang dialaminya agar bisa ditangani dengan benar

Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) juga menunjukkan bahwa 62 persen remaja memilih mendiskusikan kesehatan reproduksinya kepada teman sebaya ketimbang keluarga.

Namun demikian, sebanyak 52 persen responden juga mengaku telah mendiskusikan kesehatan reproduksinya kepada keluarga, terutama remaja putri kepada ibunya.

Hal itu diungkapkan oleh Kasubid Pengembangan Program Bina Ketahanan Remaja BKKN, Asep Sopari dalam sebuah sesi di International Conference on Indonesia Family Planning and Reproductive Health (ICIFPRH) di Hotel Sahid Raya, Yogyakarta, Selasa (1/10/2019).

“Setiap individu dipengaruhi oleh lingkungan terdekatnya. Maka pendekatannya ada dua, yaitu pemberdayaan teman sebaya dan penguatan peran keluarga dan orangtua,” kata Asep.

Menurut Asep, edukasi tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi bagi remaja yang memasuki masa pubertas perlu dibangun guna mendapat informasi yang benar.

“Anak dan ortu harus sama-sama terbuka,” imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Widyartha Suryawan
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved