Jadi Desa Wisata Sejak 2014, Pokdarwis Timuhun Justru 'Mati Suri'

Desa Timuhun sejak tahun 2014 lalu, menjadi salah satu desa wisata di Klungkung.

Jadi Desa Wisata Sejak 2014, Pokdarwis Timuhun Justru 'Mati Suri'
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Rombongan Pemkab Klungkung saat berkunjung ke destinasi Objek Wisata Lembah Winara, di Desa Timuhun, Klungkung, Selasa (1/10/2019). 

Jadi Desa Wisata Sejak 2014, Namun Pokdarwis 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Desa Timuhun sejak tahun 2014 lalu, menjadi salah satu desa wisata di Klungkung.

Hanya saja, Pokdarwis di desa setempat sudah lama vacum, dan rencananya baru akan diaktifkan tahun ini.

PJ Perbekel Desa Timuhun Wayan Sujana menjelaskan, Pokdarwis di desa setempat telah berdiri sejak tahun 2014 silam.

Hanya saja saat ini masih vacum, setelah ditinggal sang ketua yang meninggal dunia.

Chevron Raih Penghargaan Subroto 2019 sebagai Perusahaan Migas Penyumbang PNBP Terbesar

Semburan Minyak Mentah di Perumahan Warga Surabaya Terus Berlangsung Hingga Hari ke-8, Ini Kata ESDM

"Pokdarwis di Desa Timuhun memang sudah lama tidak aktif, sehingga perannya kurang maksimal. Tapi tahun ini akan kami hidupkan kembali, karena kami tengah kembangkan beberapa destinasi wisata di Tumuhun," ungkap Wayan Sujana.

Pengakuan Sopir Truk Pasir di Buleleng Tertangkap Nyabu, Wayan Sukarayasa: Biar Tidak Ngantuk

Setelah merombak kepengurusan Pokdarwis, ada beberapa destinasi yang dikembangkan Desa Timuhun, seperti objek wisata Lembah Winara, Pura Pucak Jati dan Pura Manik Tirtha yang disiapkan untuk destinasi wisata spiritual. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved