Sponsored Content

Nyoman Susi: Rutinlah Bayar Iuran JKN-KIS demi Kami yang Sedang Jalani Pengobatan Rutin

Ibu yang murah senyum ini dengan lugas menyampaikan beberapa harapannya terkait dengan keberadaan program JKN-KIS ini.

Nyoman Susi: Rutinlah Bayar Iuran JKN-KIS demi Kami yang Sedang Jalani Pengobatan Rutin
istimewa
Ni Nyoman Susi 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Sebagai salah satu peserta yang merasakan langsung bagaimana besarnya manfaat dari program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Ni Nyoman Susi (39), tiada hentinya mengucapkan terima kasih kepada peserta JKN-KIS yang telah bersedia menyisihkan penghasilannya untuk membayar iuran JKN-KIS.

Ia sangat paham betul bahwa kehadiran peserta JKN-KIS yang ikhlas bergotong-royong adalah kunci lancarnya pengobatan dirinya serta peserta lainnya yang saat ini menggantungkan kesehatannya kepada program JKN-KIS.

"Demi peserta yang sangat membutuhkan dukungan dari JKN-KIS untuk pengobatan seperti yang sedang saya jalani, maka saya mohon kepada saudara-saudari peserta JKN-KIS se-Indonesia untuk rutin membayar iuran," ujar Susi

Susi saat ini sedang menjalani perawatan pasca operasi kanker payudara yang menimpanya.

Operasi yang ia jalani sampai dengan perawatan saat ini semua biayanya dijamin oleh JKN-KIS.

Menurutnya sakit bukanlah pilihan dan menggunakan JKN-KIS juga bukan suatu keinginan baginya karena ia hanya ingin sehat.

Meskipun akhirnya ia harus mengakui manfaat dari JKN-KIS ini memang sangat luar biasa dan benar-benar tidak sebanding dengan iuran yang tergolong sangat murah.

“Sakit ini adalah cobaan bagi saya dan JKN-KIS adalah solusi dari cobaan tersebut, tetapi tetap saja menggunakan JKN-KIS bukan menjadi sebuah kebanggaan. Justru dengan tidak menggunakannya itulah yang menjadi sebuah kebanggaan menurut saya seperti halnya peserta JKN-KIS yang saat ini dalam keadaan sehat, kenapa saya berkata demikian? Karena dengan dukungan dari iuran peserta yang sehat saat inilah yang menjadi penentu dapat atau tidaknya peserta seperti saya berobat tanpa biaya hingga kembali pulih,” ungkap Susi.

Hal itu juga yang menjadi alasan utama Ibu 3 anak yang beralamat di Penestanan, Ubud, Gianyar ini mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada peserta JKN-KIS yang telah rutin membayar iuran. Ia meyakini pengobatannya tidak akan bisa berjalan lancar tanpa bantuan peserta yang lain.

Biaya yang cukup besar untuk pengobatannya adalah merupakan iuran dari peserta JKN-KIS seluruh Indonesia yang telah ikut menerapkan prinsip gotong-royong dari program ini.

Halaman
12
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved