Polisi Buru Sopir Mobil Pickup, Penyu Masih Memerlukan Perawatan

Polisi masih melakukan penyelidikan terkait sopir pembawa 18 ekor penyu yang mengalami kecelakaan kemarin

Polisi Buru Sopir Mobil Pickup, Penyu Masih Memerlukan Perawatan
Tribun Bali/Ratu Ayu
Ilustrasi penyu 

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Polisi masih melakukan penyelidikan terkait sopir pembawa 18 ekor penyu yang mengalami kecelakaan kemarin.

Hal ini disampaikan Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu I Putu Ika Prabawa yang dikonfirmasi tribunbali.com, Selasa (1/10/2019).

“Kita masih lidik (identitas sopir)," ujarnya singkat.

Sementara Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu M. Andi Nurul Yaqin menyampaikan mengenai identitas dan kenapa sopir melarikan diri masih dalam penyelidikan.

Dan pihaknya masih belum dapat memastikan selain sopir ada orang lain atau tidak.

“Kami duga pengemudinya mobil panik setelah kecelakaan. Dia (sopir) lantas melarikan diri," ungkap Iptu Andi Yaqin.

Mengenai identitas pemilik mobil yang tertera pada STNK disana pihaknya belum mendapatkan perkembangan dari anggota di lapangan.

"Sudah dicek mobil itu milik siapa. Namun hasilnya belum saya terima," tegasnya.

Sedangkan Koordinator Satlinhut Balai KSDA Bali, Komang Agus Kartika mengatakan sebanyak 18 ekor penyu tersebut masih menjalani perawatan dan dititipkan di TCEC (Turtle Concervation and Education Centre) Serangan.

“Kurang lebih perawatan sekitar satu bulan lebih. Sebagian ada luka. Diperkirakan kondisi kura-kura itu kurang sehat lantaran terlalu lama di daratan," imbuhnya.

Pengelola TCEC, I Made Sukanta menyampaikan saat ini kondisi ke-18 penyu itu sudah membaik.

“Sudah membaik sekarang, besok tim Turtle Guard FKH Udayana akan melakukan pemeriksaan,” imbuhnya.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved