Pria Ini Memasukkan Tangannya ke Lubang Ular Kobra yang Dikira Tempat Ikan, Berujung Nahas

Setelah dipatuk oleh kobra, Yusuf kemudian berlari menuju rumahnya dan menceritakan yang dialaminya.

Pria Ini Memasukkan Tangannya ke Lubang Ular Kobra yang Dikira Tempat Ikan, Berujung Nahas
pixabay/bertomic
Ilustrasi ular kobra. 

TRIBUN-BALI.COM - Seorang warga Desa Walatung, Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel), tewas setelah dipatuk ular kobra.

Korban bernama Yusuf (20) dipatuk ular kobran saat mencari ikan di area persawahan yang tak jauh dari rumahnya.

Menurut Junaidi, kakak kandung korban, Yusuf pergi mencari ikan pada Minggu (29/9/2019) pagi, seorang diri.

"Kebetulan sungai dekat persawahan tempat Yusuf mencari ikan airnya surut, dia kemudian mencari di lubang-lubang tempat ikan biasa bersembunyi," ujar Junaidi saat dihubungi, Senin (30/9/2019).

Menurut Junaidi, di salah satu lubang itulah Yusuf memasukkan tangannya dengan maksud menangkap ikan.

Namun ternyata ada lubang yang ditempati oleh kobra bersarang sehingga ketika Yusuf memasukkan tangannya, kobra langsung mematuknya.

"Merasa terusik, maka ular kobra itu pun menggigit jari tengah dan lengan kanan Yusuf dan sempat tarik-menarik sebelum gigitannya lepas," lanjut Junaidi.

Setelah dipatuk oleh kobra, Yusuf kemudian berlari menuju rumahnya dan menceritakan yang dialaminya.

Keluarga Yusuf yang panik lantas memberikan pertolongan pertama dengan pengobatan tradisional.

Namun tak lama kemudian, Yusuf tumbang dengan kondisi tubuh yang sudah membiru.

"Melihat Yusuf tumbang, kami bergegas ke rumah sakit, tapi terlambat, Yusuf dinyatakan meninggal dunia oleh dokter," ucap Junaidi sedih.

Junaidi menambahkan, dalam dua bulan terakhir, sudah 2 warga yang tewas dipatuk ular di desanya.

Sebelum Yusuf, seorang wanita yang tengah memanen padi di persawahan juga tewas dipatuk ular yang diduga kobra. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mencari Ikan di Sawah, Junaidi Tewas Dipatuk Ular Kobra", .
Penulis : Kontributor Banjarmasin, Andi Muhammad Haswar
Editor : Farid Assifa

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved