Usai Dilantik, Dewan ‘Kebut’ Tatib dan Kode Etik, Koster Sebut Tak Ada Monopoli

Pimpinan DPRD Provinsi Bali periode 2019-2024 secara resmi telah dilantik di Ruang Rapat Utama Kantor DPRD Bali, Selasa (1/10/2019).

Usai Dilantik, Dewan ‘Kebut’ Tatib dan Kode Etik, Koster Sebut Tak Ada Monopoli
Tribun Bali/Wema Satya Dinata
Suasana pelantikan Pimpinan DPRD Provinsi Bali periode 2019-2024 di Ruang Rapat Utama Kantor DPRD Bali, Selasa (1/10/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pimpinan DPRD Provinsi Bali periode 2019-2024 secara resmi telah dilantik di Ruang Rapat Utama Kantor DPRD Bali, Selasa (1/10/2019).

Pelantikan dan pengambilan sumpah janji pimpinan dewan ini dilaksanakan berdasarkan salinan keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 161.51-4345 tahun 2019 tentang Peresmian Pengangkatan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bali.

 
Selanjutnya, Mendagri RI memutuskan I Nyoman Adi Wiryatama sebagai Ketua DPRD Bali. Sedangkan Wakil Ketua dijabat oleh I Nyoman Sugawa Korry, I Nyoman Suyasa dan Tjokorda Gde Asmara Putra Sukawati.

 
Usai pelantikan, Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama mengatakan, tugas pimpinan definitif selanjutnya adalah membentuk tim yang berasal dari gabungan dua komisi, guna menyelesaikan pembahasan kode etik dan Tata Tertib (Tatib) Dewan.

Bayi Kembar Parasit Asal Buleleng Yang Memiliki Empat Tangan Sudah Dikebumikan, Ini Cerita Sang Ayah

Pembatasan Kuota Sebabkan BBM Subsidi Langka, SPBU Teuku Umar Barat Merugi

“Untuk itu, kita sudah membuat gabungan dua komisi untuk membahasnya,” kata Adi Wiryatama.

Menurut dia, secepatnya kedua regulasi itu harus diselesaikan karena akan menjadi pijakan bagi dewan dalam bekerja.

Tanpa kedua regulasi itu, dikhawatirkan akan menyebabkan dewan ragu-ragu dalam bekerja.

“Kedua hal itu menjadi prioritas. Tatib dan kode etik harus segera selesai,” ucapnya.

 
Di sisi lain, kata dia, kedua regulasi itu perlu dikonsultasikan dulu ke Kemendagri agar tidak overlapping dengan aturan yang di atasnya.

 
“Makin cepat selesai makin bagus, karena tanpa itu selesai maka dewan tidak bisa bekerja dengan baik. Saya targetkan minggu depan sudah selesai,” tuturnya.

Nyoman Susi: Rutinlah Bayar Iuran JKN-KIS demi Kami yang Sedang Jalani Pengobatan Rutin

TRIBUN WIKI - Tengah Digandrungi, Ini 5 Lokasi Ngocok Es Kopi di Denpasar

Halaman
123
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved