Ada Tunjangan Reses DPRD Gianyar Rp 12 Juta Per Orang, Kini Hampir Semua Dewan Ambil Formulir

Data dihimpun Tribun Bali, Rabu (2/10/2019), diketahui bahwa dewan periode sebelumnya tidak mendapatkan tunjangan.

Ada Tunjangan Reses DPRD Gianyar Rp 12 Juta Per Orang, Kini Hampir Semua Dewan Ambil Formulir
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Ilustrasi pelantikan anggota dewan 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Nasib anggota DPRD Gianyar periode 2019-2024 dapat dikatakan lebih baik dari Dewan periode sebelumnya.

Sebab saat ini, jaminan dalam kegiatan reses atau kegiatan Dewan di luar persidangan relatif baik.

Selain mendapatkan modal konsumsi untuk 400 orang peserta per audiens, mereka juga mendapatkan tunjangan sekitar Rp 12 juta lebih.

Data dihimpun Tribun Bali, Rabu (2/10/2019), diketahui bahwa dewan periode sebelumnya tidak mendapatkan tunjangan.

Karenanya, saat itu dewan melakukan reses sangat sedikit. Namun saat ini, hampir semua anggota DPRD Gianyar telah mengambil formulis reses.

Kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat ini, berlaku sejak tanggal 1 sampai 6 Oktober ini.

“Hampir semua sudah mengambil formulir reses, kecuali Pak Janji (kader Demokrat dapil Sukawati) karena sakit. Semangat Dewan melakukan reses berbeda dengan yang sebelumnya, entah karena masih baru, atau karena adanya tunjangan, dan berbagai fasilitas,” ujar seorang sumber di DPRD Gianyar.

Berdasarkan Peraturan DPRD Gianyar Nomer 1 Tahun 2018 tentang Tata Tertib DPRD Gianyar, dalam pasal 110 terungkap anggaran reses untuk masing-masing anggota relatif besar.

Terdiri dari biaya konsumsi sebesar Rp 11 juta untuk 400 orang, tunjangan dewan Rp 14,7 juta dipotong Pajak Penghasilan (PPh) menjadi Rp 12 juta, ditambah biaya penyewaan sound system sebesar Rp 1 juta dan biaya sewa tempat Rp 1 juta.

Kabag Fasilitas dan Penganggaran DPRD Gianyar, Dewa Gede Suartika saat dikonfirmasi, membenarkan anggaran reses tersebut.

Pihaknya juga membenarkan bahwa animo dewan dalam melakukan reses saat ini relatif besar.

“Sebelumnya, persentase dewan yang melakukan reses hanya 90 persen, tapi sekarang hampir semua, kecuali Pak Janji. Informasinya beliau mengalami sakit, dan harus menjalani perawatan intensif,” ujarnya. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved