Cangkul Patah di Tubuh Wayan Pica, Dianiaya hingga Luka Robek di Wajah dan Tak Sadarkan Diri 

Cangkul Patah di Tubuh Wayan Pica, Dianiaya hingga Luka Robek di Wajah dan Tak Sadarkan Diri 

Cangkul Patah di Tubuh Wayan Pica, Dianiaya hingga Luka Robek di Wajah dan Tak Sadarkan Diri 
NET
Ilustrasi. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Penganiayaan dengan gangang cangkul terjadi di rumah milik Ketut Sueca, Banjar Muncan, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Selasa (1/10/2019) malam.

Korban yakni Wayan Pica (48) warga Banjar Dinas Muncan, pelakunya yakni I Putu Jati (32) berasal dari Banjar Dinas sama.

Info dilapangan, penganiayaan bermula dari minuman keras (miras).

Sebelum kejadian korban dan pelaku sempat minum miras jenis arak.

Kemungkinan saat minum miras pelaku tersinggung dengan korban, hingga berujung pada penganiayaan.

Akibatnya korban dianiaya hingga tak sadarkan diri.

Korban dipukuli mengunakan cangkul bergagang kayu sepanjang 1.20 meter hingga beberapa kali.

Korban dipukuli dibagian wajah hingga mengalami luka robek dibibir bagian atas, pipi kiri serta kanan luka bengkak, telinga kiri robek.

Sedangkan punggung, dahi dan telapak tangan bengkak.

Kapolsek Selat, AKP Gede Sunjaya Wirya menjelaskan, kasus ini dilaporkan ke Polsek oleh istri korban, Ni Wayan Armini (46), Rabu (2/10/2019) dini hari.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved