Eksekusi Lahan Pengganti Bagi Korban Longsor Diharapkan Tahun 2020 Mendatang

Proses tukar guling lahan pengganti antara korban tanah longsor dan kementerian, di Dusun Bantas Bangli telah mencapai titik akhir

Eksekusi Lahan Pengganti Bagi Korban Longsor Diharapkan Tahun 2020 Mendatang
BPBD Bangli
Proses pengukuran tanah di wilayah Banjar Serongga, Bangli, Bali. Eksekusi Lahan Pengganti Bagi Korban Longsor Diharapkan Tahun 2020 Mendatang 

Eksekusi Lahan Pengganti Bagi Korban Longsor Diharapkan Tahun 2020 Mendatang

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Proses tukar guling lahan pengganti antara korban tanah longsor dan kementerian, di Dusun Bantas, Desa Songan, Kintamani, Bangli, Bali, telah mencapai titik akhir.

Ini merupakan penantian panjang pasca kejadian longsor pada Februari 2017 silam.

Kasi Kedaruratan dan Logsitik BPBD Bangli, I Ketut Agus Sutapa, Selasa (1/10/2019), membenarkan tahapan tukar guling itu sudah diselesaikan.

Seperti pengukuran pada lahan termohon dan lahan yang dimohonkan.

Dimana lahan termohon merupakan lahan milik korban longsor di Dusun Bantas, sedangkan lahan yang dimohon milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Banjar Serongga, Desa Songan.

“Kita sudah turunkan dengan BPN (Badan Pertanahan Nasional) sesuai dengan syarat-syarat izin prinsip dari kementerian. Di sana kita lakukan pengukuran di dua lokasi itu, disaksikan oleh pihak kehutanan provinsi selaku pemilik lahan yang termohon,” jelasnya.

Hasil pengukuran yang dilakukan, ujar Agus, selanjutnya didokumentasikan oleh Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) selaku UPT Kementerian di Denpasar.

Ia mengatakan dokumen tersebut juga telah dibawa ke Jakarta.

Agus tidak memungkiri ada kekurangan, dimana kementerian mengharapkan agar lahan yang akan ditukarkan harus memenuhi aspek clean and clear.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved