IMM Buleleng Kecam Penembakan Dua Mahasisiwa di Kendari

Sekitar 40 anggota dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Buleleng, mendatangi Mapolres Buleleng, Rabu (2/10/2019).

IMM Buleleng Kecam Penembakan Dua Mahasisiwa di Kendari
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Buleleng, mendatangi Mapolres Buleleng, Rabu (2/10/2019) untuk mengecam penembakan yang dilakukan oleh oknum aparat keamanan, terhadap dua mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Sekitar 40 anggota dari Ikatan Mahasiswa  Muhammadiyah (IMM) Buleleng, mendatangi Mapolres Buleleng, Rabu (2/10/2019).

Kedatanganya ini untuk menyampaikan pernyataan sikap terhadap penembakan yang dilakukan oleh oknum aparat keamanan, terhadap dua mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari, yang dimana merupakan kader IMM, yakni Immawan Randi dan Yusuf Qhardawi hingga meninggal dunia.

Dari pantauan di Polres Buleleng, rombongan terlebih dahulu melakukan Salat Ghaib di Mushola Al Ikhsan Polres Buleleng, sebagai bentuk rasa belasungkawa terhadap dua rekannya yang tewas saat menggelar aksi unjuk rasa di Kendari.

Selanjutnya, rombongan bertemu dengan Wakapolres Buleleng Kompol Loduwyk Tapilaha, di gedung Ananta Wijaya Polres Buleleng.

Ketua Umum PC IMM Buleleng, Damurrosysyi Mujahidain mengatakan, dengan adanya insiden penembakan itu, pihaknya mendesak Kapolri untuk segera mengusut tuntas pelaku penembakan aktivis pejuang demokrasi yang terjadi di Kendari.

Pun pihaknya juga mendesak Kapolri untuk melibatkan IMM dan Muhammadiyah sebagai tim investigasi dalam kasus penembakan tersebut.

"Kami juga ingin agar pihak Polres Buleleng turut menyikapi kasus penembakan terhadap saudara kami kader IMM di Kendari.

Dengan pernyataan sikap ini artinya IMM Buleleng juga tidak diam, dan kami harap Polres Buleleng menindaklanjuti pernyataan sikap kami ini ke pimpinannya dalam hal ini Kapolri," katanya.

Sementara Wakapolres Buleleng Kompol Loduwyk Tapilaha mengatakan, atas pernyataan sikap yang disampaikan oleh IMM akan segera ditindaklanjuti, dengan disampaikan ke tingkat pimpinan yakni Kapolda dan Kapolri. (*) 

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved