Mahasiswi Pembawa Poster Nyeleneh Dipanggil, Rektor Unud: Kalau Kami Tidak Peduli, Biarin Aja

Mahasiswi Pembawa Poster Nyeleneh Dipanggil, Rektor Unud: Kalau Kami Tidak Peduli, Biarin Aja

Mahasiswi Pembawa Poster Nyeleneh Dipanggil, Rektor Unud: Kalau Kami Tidak Peduli, Biarin Aja
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Mahasiswa memasang spanduk di pintu gerbang DPRD Bali dalam aksi "Bali Tidak Diam", Selasa (24/9/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Rektor Universitas Udayana (Unud), Prof. Dr. dr. Anak Agung Raka Sudewi, Sp. S(K) menyampaikan pemanggilan terhadap mahasiswi yang membawa poster dengan kata-kata nyeleneh saat aksi Bali Tidak Diam di kawasan Renon, Denpasar sebagai ungkapan rasa kasih sayang.

Ia mengibaratkan dirinya sebagai orang tua, sedangkan sang mahasiswi sebagai anak.

Pemanggilan tersebut sifatnya hanya untuk mengklarifikasi saja, dan ditanyakan dari mana mendapat poster tersebut

“Ya biasa, kami kan orang tuanya. Hanya untuk mengklarifikasi saja sebagai orang tua terhadap anaknya. Itu adalah hal yang biasa,” kata Prof. Sudewi saat ditemui di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Rabu (2/10/2019) malam.

Dalam kesempatan itu, pihaknya mengingatkan agar saling menjaga satu sama lain.

Ia pun membantah adanya intimidasi terhadap mahasiswi bersangkutan.

“Tanya saja pada mahasiswa tersebut apakah ada intimidasi. Tidak ada intimidasi dan ini kasih sayang orang tua kepada anaknya,” ujarnya.

Selanjutnya pemanggilan itu sebagai bentuk rasa sayang dan kepedulian  kepada mahasiswa. 

“Kalau kami tidak peduli, ya biarin aja. Kan begitu,” ucapnya.

Universitas Udayana menyatakan tidak ada pelarangan melakukan aksi unjuk rasa.

Hanya saja jangan sampai mahasiswa  melakukan unjuk rasa dengan meninggalkan waktu kuliah karena itu dapat merugikan dirinya sendiri.

“Kami kan tahu kapan jam-jam kuliah mahasiswa,” imbuhnya. (*)

Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved