Mengenal Motif dan Bahan Kain Batik, Putu Arnany Ajak Lestarikan dan Cintai Batik

Pada peringatan hari batik, banyak orang yang mengenakan pakaian batik sebagai bentuk apresiasi dan kecintaan terhadap kain khas Indonesia ini.

Mengenal Motif dan Bahan Kain Batik, Putu Arnany Ajak Lestarikan dan Cintai Batik
TRIBUN BALI/MEIKA PESTARIA TUMANGGOR
Putu Arnany Owner Batik Popiler II menunjukkan batik yang masih dalam tahap penyelesaian, Rabu (2/10/2019). 

Mengenal Motif dan Bahan Kain Batik, Putu Arnany Ajak Lestarikan dan Cintai Batik

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tanggal 2 Oktober diperingati sebagai hari batik nasional.

Pada peringatan hari batik, banyak orang yang mengenakan pakaian batik sebagai bentuk apresiasi dan kecintaan terhadap kain khas Indonesia ini.

Batik Popiler merupakan satu di antara usaha perajin batik sekaligus pemasaran batik dengan berbagai motif dan jenis.

"Di sini (Batik Popiler, red) banyak produk berbahan batik yang kita sediakan. Mulai dari kain lembaran batik, sarung, kemeja, dress, boneka, lukisan batik, souvernir dan sebagainya," kata Putu Arnany Oprandi, Owner Batik Popiler II, Rabu (2/10/2019) saat ditemui di outlet Batik Popiler II, Jalan WR Supratman Nomor 306, Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali.

Bule Asutralia Dibegal Saat Liburan di Seminyak hingga Pendarahan, Ungkap Ketakutan Pada Media Asing

Dinilai Kerap Makan Korban, Sisi Tebing Devil Tears Dipasang Pagar Berbahan Kayu Ulin dan Tambang

Cerita Kepala BPBD Buleleng Tentang Perlunya Perahu Karet untuk Wilayahnya, Singgung Kapal Motor

Ibu Kandung Usir Anak Gadisnya Karena Dinilai Pelakor, Fakta Cabul Ayah Tiri Akhirnya Terungkap

Produk batik yang disediakan di outletnya merupakan produk terbaik yang dihasilkan pekerja batik.

"Saya sangat memperhatikan kualitas. Di sini batik yang dibuat dengan cara apa saja, baik batik tulis, batik cap, kombinasi, printing tangan, printing mesin, printing malem semua bagus-bagus. Harga yang ditawarkan tergantung motif yang dibuat. Kalau di sini (outlet Batik Popiler II) harga kemeja mulai dari Rp 600 ribu," kata Putu Arnany.

Sementara untuk tren batik saat ini, menurut Putu Arnany terdapat sedikit perbedaan.

"Kalau sekarang sudah banyak model batik baru, karena model anak zaman sekarang beda. Kalau yang tradisional waranya cenderung lebih klasik, kalau yang modern warnanya lebih trendy, ada campuran pinknya, birunya. Desain boleh berkembang, tapi pakem batik tetap sama. Batik itu kan banyak isiannya," ujar Putu Arnany.

Meski hari ini diperingati sebagai Hari Batik Nasional, namun penjualan di outlet Batik Popiler II sama seperti hari biasa. "Sama seperti hari lain ya," ujar Putu Arnany.

Pada peringatan hari batik ini Putu Arnany berharap batik semakin dicintai oleh masyarakat.

"Saya berterima kasih hari batik sudah dideklarasikan dan memperingati hari batik buat saya perlu. Perayaan itu kan tujuannya mengingatkan kita kalau batik punya Indonesia dan harus dijaga. Tugas kita melestarikan. Dan mohon batik dilebih kenalkan. Jika sudah tahu tentang batik dan proses dibalik pembuatan batik maka akan banyak yang mengapresiasi. Sehingga banyak yang menghargai dan akan jatuh cinta," kata Putu Arnany. (*)

Penulis: Meika Pestaria Tumanggor
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved