RSUP Sanglah Dipercaya Direktur Konsuler Duta Besar Kanada Layani 50 Ribu Warganya

Direktur Konsuler Duta Besar Kanada, Anna Maria Scottis melakukan kunjungan ke RSUP Sanglah

RSUP Sanglah Dipercaya Direktur Konsuler Duta Besar Kanada Layani 50 Ribu Warganya
Dokumentasi Humas RSUP Sanglah
Direktur Konsuler Duta Besar Kanada, Anna Maria Scottis berfoto bersama dengan Direktur Utama RSUP Sanglah, dr I Wayan Sudana, MKes beserta jajaran lainnya di RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, Rabu (2/10/2019). RSUP Sanglah Dipercaya Direktur Konsuler Duta Besar Kanada Layani 50 Ribu Warganya 

RSUP Sanglah Dipercaya Direktur Konsuler Duta Besar Kanada Layani 50 Ribu Warganya

Laporan Wartawan Tribun Bali, M Firdian Sani

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Direktur Konsuler Duta Besar Kanada, Anna Maria Scottis melakukan kunjungan ke RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, Rabu (2/10/2019).

Tidak sendirian, ia didampingi Andrew de Sanchs, konsuler bidang emergency kesehatan kedutaan Kanada.

Kunjungan mereka diterima langsung oleh Direktur Utama RSUP Sanglah, dr I Wayan Sudana, MKes.

Kunjungan ini bertujuan mengecek pelayanan kesehatan dan juga mengkonfirmasi fasilitas yang ada, khususnya penanganan kegawatdaruratan di RSUP Sanglah.

Anna Maria mengatakan kunjungan ini sangat penting bagi pemerintah Kanada untuk memastikan keselamatan dan keamanan warga Kanada yang berkunjung ke Bali.

Menurutnya, ada sekitar 50 ribu warga Kanada yang berkunjung ke Bali dalam setahun.

"Kami sangat berkepentingan melakukan kunjungan ke RSUP Sanglah, untuk melihat secara langsung kesiapsiagaan rumah sakit ini melayani kegawatdaruratan, dan setelah melihat langsung, kami yakin dengan kemampuan rumah sakit ini. Kami percayakan 50 ribu warga kami dilayani di sini," ujarnya.

Wayan Sudana menyambut hangat kedatangan rombongan dari kedutaan Kanada ini.

Ia menjelaskan, berbagai fasilitas dan pengalaman RSUP Sanglah dalam penanganan berbagai ajang internasional di Bali, dan kemampuan tim kegawatdaruratan RSUP Sanglah.

Sudana menambahkan, tim barigade siaga bencana RSUP Sanglah sudah terlibat dalam penanganan berbagai bencana yang pernah ada, baik yang di Bali maupun di luar Bali.

"Kemampuan RSUP Sanglah tentu tak diragukan lagi dalam penanganan emergency. Sudah teruji mulai dari kejadian bom Bali sampai dengan gempa di Aceh. Pelayanan di sini juga adalah pelayanan terlengkap dan pusat rujukan di Bali dan Nusa Tenggara," ujar Sudana.

Sudana juga menyampaikan, fasilitas yang ada di RSUP Sanglah, dari helipad, sistem keamanan, daya listrik dan pengalaman kerja sama dalam penanganan pasien asing di RSUP Sanglah.

(*)

Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved