Uang Lusuh Capai Rp 3,58 Triliun, BI Luncurkan Program Bali Bersiul

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali meluncurkan Program Bali Bersih Uang Lusuh (Bali Bersiul) tepat di Hari Kesaktian Pancasila

Uang Lusuh Capai Rp 3,58 Triliun, BI Luncurkan Program Bali Bersiul
Istimewa
Ilustrasi uang rusak - Uang Lusuh Capai Rp 3,58 Triliun, BI Luncurkan Program Bali Bersiul 

Uang Lusuh Capai Rp 3,58 Triliun, BI Luncurkan Program Bali Bersiul

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali meluncurkan Program Bali Bersih Uang Lusuh (Bali Bersiul) tepat di Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2019.

Berdasarkan data, uang lusuh di Bali dari Januari sampai Desember 2018 mencapai Rp 4,38 triliun dengan volume 129.658.780 lembar.

Sementara pada 2019, nominalnya mencapai Rp 3,58 triliun dengan volume 98.416.604 lembar.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali, Trisno Nugroho, mengatakan BI diberikan tanggung jawab mengelola rupiah.

KPwBI Provinsi Bali sangat memperhatikan ketersediaan rupiah, dari sisi nominal dan kualitas uang yang beredar di masyarakat.

“Hal ini sangat penting, karena sebagai wilayah destinasi wisata yang banyak didatangi wisatawan mancanegara, kita ingin menjaga citra baik Indonesia melalui rupiah. Bahkan sudah menjadi rahasia umum, banyak wisatawan yang menyimpan rupiah sebagai kenang-kenangan ketika mereka kembali ke negara asal,” jelas Trisno, di Denpasar, Selasa (1/10/2019).

Bank Indonesia memiliki peran yang besar dalam memfasilitasi penggunaan rupiah, sebagai alat pembayaran yang sah dalam perekonomian nasional.

“Ibarat sirkulasi darah dalam tubuh manusia, peran Bank Indonesia dalam menjaga kelancaran sistem pembayaran sangat vital. Guna mencegah terjadinya sumbatan pada urat nadi perekonomian,” sebutnya.

Fasilitasi yang dilakukan BI untuk memperlancar kegiatan perekonomian.

Halaman
123
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved