Bendesa dan Lurah Saling Lempar, Kebakaran di TPS Banjar Belulang, Kapal Sudah Sepekan

"Terkait pengelolaan ada di kelurahan. Namun lahan dengan luas sekitar 10 are itu memang milik desa adat,” Bendesa Adat Kapal

Bendesa dan Lurah Saling Lempar, Kebakaran di TPS Banjar Belulang, Kapal Sudah Sepekan
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Api di tumpukan sampah di TPST Desa adat kapal, Rabu belum padam (2/10/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Kebakaran di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) di Banjar Belulang, Desa Adat Kapal, Mengwi, Badung sudah memasuki hari ketujuh.

Rencananya untuk memadamkan api itu, akan dilakukan pengurukan dengan tanah yang diperkirakan menghabiskan tanah sebanyak 25 truk.

Pantauan di lapangan, asap masih terlihat mengepul bahkan juga terdapat beberapa titik api yang muncul dari sampah tersebut.

Selain itu, sampah yang menumpuk di jurang yang dalamnya lebih dari 10 meter itu di bawahnya terdapat sungai dan tidak terdapat tanggul sama sekali.

Bendesa Adat Kapal, I Ketut Sudarsana mengatakan kewenangan penanganan kebakaran TPST tersebut ada di bawah Kelurahan Kapal.

Namun ia mengaku lahan TPST itu merupakan milik Desa Adat Kapal.

Pesanan Mobil Esemka Sudah Mencapai Ratusan Unit, Bukan Hanya Karena Alasan Harga

64 Pengungsi Wamena Transit di Lanud I Gusti Ngurah Rai

“Terkait pengelolaan ada di kelurahan. Namun lahan dengan luas sekitar 10 are itu memang milik desa adat,” katanya, Rabu (2/10/2019).

Dengan begitu, pihaknya tidak berani memberikan tanggapan lebih lanjut.

Hanya, ia membenarkan api yang tak kunjung padam itu rencananya akan diuruk dengan tanah.

“Biar tidak salah coba ke lurah,” jelasnya.

Halaman
1234
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved