Disdukcapil Akui Teledor Kirim Data ke Pusat, NIK Ganda Bikin Warga Tak Bisa Urus Adminitrasi BPJS

Di Kecamatan Pupuan, Tabanan, Bali, ada warga tak bisa mengurus administrasi BPJS karena NIK miliknya sudah digunakan oleh orang lain

Disdukcapil Akui Teledor Kirim Data ke Pusat, NIK Ganda Bikin Warga Tak Bisa Urus Adminitrasi BPJS
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Kepala Disdukcapil Tabanan, I Gusti Agung Rai Dwipayana saat dijumpai Tribun Bali, Rabu (2/10/2019). Disdukcapil Akui Teledor Kirim Data ke Pusat, NIK Ganda Bikin Warga Tak Bisa Urus Adminitrasi BPJS 

Disdukcapil Akui Teledor Kirim Data ke Pusat, NIK Ganda Bikin Warga Tak Bisa Urus Adminitrasi BPJS

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Nomor Induk Kependudukan (NIK) ganda kerap ditemui.

Di Kecamatan Pupuan, Tabanan, Bali, ada warga tak bisa mengurus administrasi BPJS karena NIK miliknya sudah digunakan oleh orang lain.

Anggota DPRD Tabanan, I Gusti Nyoman Omardani mengaku mendapat pengaduan dari warga ihwal NIK ganda.

Saat kepengurusan, warga tersebut tidak bisa karena datanya tidak ada atau sudah digunakan oleh orang lain.

“Kemarin ada yang mengadu. Ini tidak hanya dialami satu keluarga, justru ada beberapa warga lain yang serupa,” ucap politikus asal Pupuan ini, Rabu (2/10/2019).

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tabanan, I Gusti Agung Rai Dwipayana menyatakan, persoalan NIK ganda memang kerap terjadi.

Hal itu banyak terjadi saat pendataan dan perekaman 2012 dan sebelumnya.

Sebab, setelah itu ada perubahan sistem dengan menggunakan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) versi 7.0 yang menyebabkan banyak tak terdata.

“Memang ada beberapa pengaduan seperti itu (NIK), termasuk juga ada yang belum mendapat NIK. Disebabkan karena saat itu mengejar target untuk perekaman dan pencetakan, tidak diikuti dengan ketelitian dan administrasi ke pusat. Sehingga banyak yang ganda dan ada yang tidak dapat NIK,” jelas Rai Dwipayana.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved