Film Joker Hanya untuk Penonton Usia 17 Tahun ke Atas, Ini Alasannya

Film Joker ini bukanlah untuk penonton anak-anak, meski merupakan karakter antihero dalam komik superhero DC.

Film Joker Hanya untuk Penonton Usia 17 Tahun ke Atas, Ini Alasannya
Tribun Bali
Ilustrasi Film Joker 

TRIBUN-BALI.COM - Rabu (2/10/2019) kemarin, film Joker yang ditunggu-tunggu akhirnya tayang.

Di bioskop Indonesia, terutama, film arahan sutradara Todd Phillips tersebut sudah dapat dinikmati.

Namun, sebelum berbondong-bondong melihat Joker yang kini diperankan aktor Joaquin Phoenix beraksi, ada satu hal penting yang perlu diingat.

Film Joker ini bukanlah untuk penonton anak-anak, meski merupakan karakter antihero dalam komik superhero DC.

Dilansir dari situs web Lembaga Sensor Film (LSF), lsf.go.id, layar lebar Joker versi terbaru tersebut diklasifikasikan untuk penonton umur 17 tahun ke atas.

Di Amerika pun begitu.

Motion Picture Association of America (MPAA) memberi status rating R atau Restricted (terbatas) atau rated R kepada film Joker.

Artinya, hanya boleh ditonton oleh penonton yang berusia 17 tahun ke atas.

Apa yang menjadikan sebuah film mendapatkan klasifikasi penonton dewasa atau R-rated?

"Kekerasan berdarah-darah, perilaku yang mengganggu, bahasa, dan gambaran seksual singkat".

Beberapa faktor itulah yang mendasarinya dan Joker sendiri mengandung sejumlah unsur kekerasan dalam filmnya.

Film Joker yang mendapatkan rating bagus di situs IMDb dan Rotten Tomatoes menyajikan cerita asal-usul dari karakter musuh bebuyutan Batman itu.

Penonton akan melihat Arthur Fleck yang gagal sebagai komedian dan akhirnya membuatnya menjadi penjahat terkenal yang berjuluk Joker. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ingat! Film Joker Hanya untuk Penonton 17 Tahun ke Atas", .

Editor : Andi Muttya Keteng Pangerang

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved