Simpang Ring Banjar

Kelompok Sari Amertha Kembangkan Madu Kelle Jadi Sabun Kecantikan

Beda seperti sabun pada umumnya, Kelompok Sari Amertha membuat sabun dengan bahan madu serta propolis lebah jenis Trigona Sp

Kelompok Sari Amertha Kembangkan Madu Kelle Jadi Sabun Kecantikan
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Sabun Madu - Anggota Kelompok Sari Amertha, Desa Aan mengembangkan pembuatan sabun berbahan madu dan propolis kelle. Kelompok Sari Amertha Kembangkan Madu Kelle Jadi Sabun Kecantikan 

Kelompok Sari Amertha Kembangkan Madu Kelle Jadi Sabun Kecantikan

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Aroma lavender langsung tercium, ketika masuk ke ruang produksi sabun kelle di Banjar Petapan, Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali, Kamis (26/9/2019) lalu.

Beda seperti sabun pada umumnya, sabun yang diproduksi oleh wanita-wanita yang tergabung dalam Kelompok Sari Amertha di Banjar Petapan tersebut membuat sabun dengan bahan madu serta propolis lebah jenis Trigona Sp.

Meski masih termasuk industri UMKM, pembuataam sabun berbahan madu dan propolis kelle (lebah Trigona Sp) tampak sudah sangat steril.

Pembuatan dilakukan dalam ruangan cukup tertutup, dan pembuatnya pun mengenakan pakaian khusus.

Industri tersebut sudah berdiri sejak akhir tahun 2017.

Ide pembuatan sabun tersebut, diinisiasi pertama kali oleh pasangan suami istri, I Gede Santiastawa dan Luh Putu Ida Harini yang juga dosen di Universitas Udayana (Unud) Denpasar.

Kedua dosen asal Desa Aan tersebut, mencoba untuk membudidayakan lebah kelle dan mengolah madu serta propolisnya menjadi sabun yang memiliki nilai jual.

“Saudara saya itu (Gede Santi Astawa) baca-baca literatur, dan terus mencoba sampai akhirnya bisa memproduksi sabun,” ungkap Ketua Kelompok Sari Amertha, Komang Desi Wiriantini.

Setelah berhasil membuat sabun, terpikirkanlah ide mengembangkan usaha.

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved