Perlu Tanah 25 Truk Uruk Api, Kebakaran di TPST Banjar Belulang Kapal Sudah Sepekan

Untuk memadamkan api kebakaran di TPST Banjar Belulang akan dilakukan pengurukan yang diperkirakan menghabiskan tanah sebanyak 25 truk

Perlu Tanah 25 Truk Uruk Api, Kebakaran di TPST Banjar Belulang Kapal Sudah Sepekan
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Belum padam - Kebakaran sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Banjar Belulang, Desa Adat Kapal, Mengwi, Badung, Bali, belum padam hingga Rabu (2/10/2019). Sudah sepekan asap mengepul dari lokasi ini. Perlu Tanah 25 Truk Uruk Api, Kebakaran di TPST Banjar Belulang Kapal Sudah Sepekan 

Perlu Tanah 25 Truk Uruk Api, Kebakaran di TPST Banjar Belulang Kapal Sudah Sepekan

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Kebakaran di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) di Banjar Belulang, Desa Adat Kapal, Mengwi, Badung, Badung, sudah memasuki hari ketujuh.

Rencananya untuk memadamkan api itu, akan dilakukan pengurukan yang diperkirakan menghabiskan tanah sebanyak 25 truk.

Pantauan di lapangan, asap masih terlihat mengepul bahkan juga terdapat beberapa titik api yang muncul dari sampah tersebut.

Selain itu, sampah yang menumpuk di jurang yang dalamnya lebih dari 10 meter itu di bawahnya terdapat sungai dan tidak terdapat tanggul sama sekali.

Bendesa Adat Kapal, I Ketut Sudarsana mengatakan kewenangan penanganan kebakaran TPST tersebut ada di bawah Kelurahan Kapal.

Namun ia mengaku lahan TPST itu merupakan milik Desa Adat Kapal.

“Terkait pengelolaan ada di kelurahan. Namun lahan dengan luas sekitar 10 are itu memang milik desa adat,” katanya, Rabu (2/10/2019).

Dengan begitu, pihaknya tidak berani memberikan tanggapan lebih lanjut.

Hanya saja ia membenarkan api yang tak kunjung padam itu rencananya akan diuruk dengan tanah.

Halaman
1234
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved