Selain Narkoba, Polresta Denpasar Amankan 90 Botol Miras dari Operasi Antik 2019

Selain pengungkapan kasus narkotika, Satresnarkoba Polresta Denpasar bersama Satgas CTOC Polda Bali berhasil menyita barang bukti minuman keras

Selain Narkoba, Polresta Denpasar Amankan 90 Botol Miras dari Operasi Antik 2019
Tribun Bali/Firizqi Irwan
Barang bukti miras yang diamankan Polresta Denpasar selama pelaksanaan Operasi Antik 2019. Selain Narkoba, Polresta Denpasar Amankan 90 Botol Miras dari Operasi Antik 2019 

Selain Narkoba, Polresta Denpasar Amankan 90 Botol Miras dari Operasi Antik 2019

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Selain pengungkapan kasus narkotika, Satresnarkoba Polresta Denpasar bersama Satgas CTOC Polda Bali berhasil menyita barang bukti minuman keras (miras), selama pelaksanaan Operasi Antik 2019.

Barang bukti ini juga diperlihatkan saat pers rilis Operasi Antik 2019 Kamis (3/10/2019).

"Dalam operasi ini juga diamankan 90 botol miras yang dijual tanpa izin. Miras ini kami dapatkan di satu tempat hiburan saja," ujar Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan.

Barang bukti miras itu didapatkan dari S2 KTV Club, Jalan Patih Jelantik, Komplek Central Parkir Kuta, Badung, Bali.

Lebih lanjut dikatakan Ruddi, Operasi Antik 2019 yang digelar selama 16 hari mulai tanggal 13 - 28 September 2019 ini menyasar tempat-tempat pemukiman dan hiburan.

"Hasil yang didapatkan dari Operasi Antik 2019, temukan 24 kasus narkoba dan 28 tersangka. Dengan barang bukti yang didapatkan sabu 113,58 gram, ekstasi 310,5 butir, 13,38 gram ganja dan gorila 4,45 gram," jelasnya.

"10 orang bandar atau kurir dan 18 pemakai. Ada satu residivis yang diamankan yakni Fery. Motif dari para tersangka ini, ada sebagian dari sindikat, faktor ekonomi dan pergaulan," tambahnya.

Sementara itu, 10 kurir atau bandar yang berhasil diamankan Polresta Denpasar sudah beraksi sejak 3 bulan lalu.

"Pasal yang kami kenakan yakni Pasal 112 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 dan pasal 111 ayat 1 tentang narkotika. Untuk miras dikenakan Perda Kabupaten Badung nomor 1 tahun 2013 tentang pengendalian dan peredaran minuman beralkohol (tipiring miras)," tuturnya.

(*)

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved