Anak Owner Perusahaan Perak di Kertalangu Denpasar Alami Luka Bakar Paling Parah, Begini Kondisinya

Gudang sebuah perusahaan perak di Jalan Tegal Harum, Kesiman Kertalangu, Denpasar, terbakar, Kamis (3/10) sekitar pukul 10.00 Wita.

Anak Owner Perusahaan Perak di Kertalangu Denpasar Alami Luka Bakar Paling Parah, Begini Kondisinya
Kolase Tribun Bali/ist/M.Firdian Sani
PERAWATAN - Petugas pemadam melakukan pendinginan pada tabung gas yang terbakar di Kertalangu. (Kanan) Ketut Yasa (30) terbaring lemah didampingi Luh Nami (jaket merah muda). Ia mendapat perawatan intensif oleh tim medis di IGD RSUP Sanglah, Denpasar, Kamis (3/10/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Gudang sebuah perusahaan perak di Jalan Tegal Harum, Kesiman Kertalangu, Denpasar, terbakar, Kamis (3/10) sekitar pukul 10.00 Wita.

Penyebab kebakaran perusahaan milik I Made Sandiago (53) itu diduga karena bocornya tabung gas.

Kejadian ini menelan dua korban yakni putri pemilik usaha, Ni Made Gea Giradi (18) dan satu karyawan, Ketut Yasa (30).

Kedua korban langsung dilarikan ke IGD RSUP Sanglah untuk mendapat perawatan medis.

Pantauan Tribun Bali di IGD RSUP Sanglah, Gea Giradi dan Ketut Yasa tengah mendapat perawatan intensif.

Ketut Yasa yang sudah bekerja tiga tahun di perusahaan itu tampak terbaring lemah dengan dibantu alat pernafasan.  

Dibalut perban di seluruh tubuhnya, mulai dari kepala sampai ujung kaki.

Tampak juga keluarga Ketut Yasa sedang menemani korban.

Bibi Ketut Yasa, Luh Nami, menunggu bersama suami, keponakan, dan cucunya.

Luh Nami mengaku tidak mengetahui kronologi kejadian itu.

Halaman
1234
Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved