Bangun Hotel di Bali Hasil Ngemplang Pajak Rp 200 M, Hotel Pengusaha Gaek asal Surabaya Ini Disita

Sebuah bangunan hotel setengah jadi di Jalan Raya Kerobokan, Seminyak, Kuta Utara, Kabupaten Badung, disita oleh Direktorat Penegakan Hukum Direktorat

Bangun Hotel di Bali Hasil Ngemplang Pajak Rp 200 M, Hotel Pengusaha Gaek asal Surabaya Ini Disita
Tribun Bali/M Ulul Azmy
DISITA - Proses penyitaan aset tanah dan bangunan hotel setengah jadi oleh Ditjen Pajak bersama Bareskrim Polri di Jl Sunset Road, Kuta, Badung, Kamis (3/10/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebuah bangunan hotel setengah jadi di Jalan Raya Kerobokan, Seminyak, Kuta Utara, Kabupaten Badung, disita oleh Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak), Kamis (3/10).

Penyebabnya, hotel ini dibangun dari uang hasil ngemplang pajak senilai Rp 200 miliar.

Dalam proses penyitaan, Ditjen Pajak melibatkan pengawasan Kepala Biro Kordinasi dan Pengawasan Penyidik Pegawai Negeri Sipil Bareskrim Polri, Brigjen Pol Prasetijo Utomo, Lurah Kerobokan Klod, Kelian Banjar, Babinsa, dan Polsek Kuta.

Kronologi Atlet Rugby Buleleng Tewas Kecelakaan, Bercanda di Grup WA & Ungkap Firasat Terakhir Ini

Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Ditjen Pajak, Edy San Long Lest, mengungkapkan aset tanah dan bangunan ini disita atas tindak lanjut kasus tindak pidana korporasi PT Gala Bumi Perkasa (GBP).

PT GBP dimiliki oleh pengusaha gaek asal Surabaya, Henry J Gunawan, yang kini sedang mendekam di Rutan Medaeng, Surabaya.

PT GBP ini diduga melakukan manipulasi pajak yang merugikan negara senilai Rp 200 miliar.

Penyitaan dilakukan atas tanah dan bangunan hotel yang kini dalam proses pembangunan (hampir rampung).

''Sehari sebelumnya, kami juga melakukan penyitaan atas bangunan rumah pribadi milik tersangka Henry J Gunawan di Surabaya,'' ungkapnya kepada awak media usai proses penyitaan.

Penyitaan ini, terang dia, berawal dari laporan masyarakat ke KKP pada tahun 2011 lalu ditindaklanjuti dan terlapor mangkir bayar pajak.

Hingga kemudian bahkan ditemukan adanya manipulasi pajak.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved