Jangkauan Layanan Angkutan Udara Perintas Tahun 2020 Ditargetkan Semakin Luas

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terus berkomitmen meningkatkan pelayanan subsidi angkutan udara perintis penumpang, perintis kargo dan lainnya

Jangkauan Layanan Angkutan Udara Perintas Tahun 2020 Ditargetkan Semakin Luas
Humas Otban Wilayah IV Bali
Sosialiasi program Subsidi Angkutan Udara Perintis Penumpang dan Kargo serta Subsidi Angkutan Udara Kargo Tahun Anggaran 2020, di Bali Rani Hotel, Kuta, Badung, Bali, tanggal 2-3 Oktober 2019 kemarin Jangkauan Layanan Angkutan Udara Perintas Tahun 2020 Ditargetkan Semakin Luas 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

Jangkauan Layanan Angkutan Udara Perintas Tahun 2020 Ditargetkan Semakin Luas

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terus berkomitmen meningkatkan pelayanan subsidi angkutan udara perintis penumpang, perintis kargo dan subsidi angkutan kargo.

Salah satu langkah yang ditempuh yakni dengan melaksanakan kegiatan Sosialiasi Program Subsidi Angkutan Udara Perintis Penumpang dan Kargo serta Subsidi Angkutan Udara Kargo Tahun Anggaran 2020.

Kegiatan itu digelar selama dua hari di Bali Rani Hotel, Kuta, Badung, Bali, tanggal 2-3 Oktober 2019 kemarin.

Mewakili Dirjen Perhubungan Udara, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Elfi Amir, membuka acara tersebut.

Dalam sambutannya, Elfi menargetkan agar per 1 Januari 2020 kegiatan ini sudah bisa berjalan dan terlaksana hingga Desember 2020.

“Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk merealisasikan kegiatan penerbangan perintis dengan melakukan percepatan pelelangan yang tidak mengikat oleh biro Layanan pengadaaan dan Barang Milik Negara Kemenhub, sehingga kegiatan pelayanan angkutan udara perintis penumpang dan kargo dapat dilaksanakan sesuai target mulai per 1 Januari 2020 mendatang,” ujar Elfi, Jumat (4/10/2019), kepada tribun-bali.com.

Acara ini dihadiri Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) yang menjadi Koordinator Angkutan Perintis, Biro Layanan Pengadaan dan Pengelolaan Barang Milik Negara Kemenhub, Bagian Perencanaan dan Bagian Hukum Setditjen Hubud.

Serta para operator penerbangan yang melayani kegiatan penerbangan tidak berjadwal dan bukan niaga, juga operator yang melayani penerbangan perintis di seluruh Indonesia. 

Pada Tahun anggaran 2020 direncanakan rute yang akan dilayani sebanyak 188 rute angkutan udara perintis penumpang dan 27 rute penerbangan perintis kargo serta 1 rute subsidi angkutan udara kargo yaitu rute Timika – Wamena.

Dihubungi terpisah, Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti menyampaikan, Ditjen Hubud berkomitmen dalam melayani penerbangan perintis penumpang dan kargo sesuai dengan amanah undang-undang. 

“Kami berkomitmen untuk membuka aksesbilitas yang tidak bisa dijangkau oleh moda lain, mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah, dan juga mewujudkan stabilitas pertahanan dan keamanan negara,” jelas Polana.

(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved