Panik Hingga Lompat dari Lantai Dua, Begini Kondisi Erma dan Ifan, Korban Perampokan di Denpasar

Pemilik rumah, Valentina Erma dan Ifan Prasetya melihat perampok membobol pintu rumah, sakingnya paniknya kedua korban lompat dari lantai dua

Panik Hingga Lompat dari Lantai Dua, Begini Kondisi Erma dan Ifan, Korban Perampokan di Denpasar
Tribun Bali/M Firdian Sani
Ifan Prasetya koran perampokan di Jalan Drupadi IV Denpasar, mengalami patah tulang kaki kanan, ia didampingi adik Cynthia Prisilia serta sang bibi Sisilia, di IGD RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, Jumat (4/10/2019). Panik Hingga Lompat dari Lantai Dua, Begini Kondisi Erma dan Ifan, Korban Perampokan di Denpasar 

 Panik Hingga Lompat dari Lantai Dua, Begini Kondisi Erma dan Ifan, Korban Perampokan di Denpasar

Laporan Wartawan Tribun Bali, M. Firdian San

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Terjadi perampokan di Jalan Drupadi IV, Denpasar, Bali, Jumat (4/10/2019) sekitar pukul 15.00 Wita.

Pemilik rumah, Valentina Erma dan anak laki-lakinya, Ifan Prasetya melihat perampok membobol pintu rumah.

Mereka sempat lari ke lantai dua, namun karena panik dan takut perampok membawa senjata tajam, akhirnya keduanya lompat.

Akibatnya, Erma mengalami patah pada kaki kanan dan dagunya, sementara Ifan alami patah di kaki kanan dan luka-luka pada wajahnya.

"Kami panik, mama lompat ke bawah dari lantai 2, saya loncat ke pohon. Tapi pohonnya gak kuat jadi saya jatuh juga," ujar Ifan saat ditemui Tribun Bali.

Mereka berdua kini berada di IGD RSUP Sanglah.

Ifan tampak berbaring dan merintih kesakitan akibat kakinya yang patah.

Ifan didampingi oleh adik wanitanya, Cynthia Prisilia.

Halaman
123
Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved