Terduga Jambret Asal Australia Dituntut 5 Bulan, Tim PH Minta Kliennya Dibebaskan

Matthew Richard Woods dituntut pidana penjara selama lima bulan karena diduga melakukan penjambretan di wilayah Canggu

Terduga Jambret Asal Australia Dituntut 5 Bulan, Tim PH Minta Kliennya Dibebaskan
Tribun Bali/I Putu Candra
Matthew saat menjalani sidang di PN Denpasar, Kamis (3/10/2019). Terduga Jambret Asal Australia Dituntut 5 Bulan, Tim PH Minta Kliennya Dibebaskan 

Terduga Jambret Asal Australia Dituntut 5 Bulan, Tim PH Minta Kliennya Dibebaskan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Matthew Richard Woods (24) yang diduga melakukan penjambretan di wilayah Canggu, Kuta Utara, Badung, Bali, menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, kemarin.

Terdakwa lulusan SMA asal Australia ini dituntut pidana penjara selama lima bulan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Terhadap tuntutan jaksa, tim penasihat hukum yang mengajukan pembelaan tertulis, meminta majelis hakim agar membebaskan Matthew.

Jaksa I Nyoman Triarta Kurniawan sendiri dalam surat tuntutan menilai, terdakwa telah terbukti sah dan meyakinkan bersalah dengan sengaja mengambil barang yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain dengan maksud dimiliki secara melawan hukum yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

Perbuatan terdakwa tersebut diatur dan diancam pidana Pasal 363 ayat (1) ke-4 KHUPidana.

Namun sebelum pada pokok tuntutan, jaksa terlebih dahulu mengurai hal memberatkan dan meringankan sebagai pertimbangan.

Hal yang memberatkan disebutkan, perbuatan terdakwa telah meresahkan masyarakat.

Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

“Menuntut, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Matthew Richard Woods dengan pidana penjara selama lima bulan dengan perintah tetap ditahan,” tegas Jaksa Triarta di hadapan majelis hakim pimpinan Ni Made Purnami.

Halaman
1234
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved