4.500 Peserta Lintas Agama & Etnis Ikut Gema Perdamaian di Denpasar, Begini Pesan Menyejukan Ida Rsi

Puluhan sulinggih mengumandangkan doa di sisi timur Monumen Bajra Sandi Renon.

4.500 Peserta Lintas Agama & Etnis Ikut Gema Perdamaian di Denpasar, Begini Pesan Menyejukan Ida Rsi
Tribun Bali/Putu Supartika
Doa bersama sulinggih dalam Puncak Gema Perdamaian di sisi timur monumen Bajra Sandi Renon, Denpasar, Bali, Sabtu (10/5/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Puluhan sulinggih mengumandangkan doa di sisi timur Monumen Bajra Sandi Renon, Denpasar, Bali.

Sulinggih ini membunyikan genta maupun sangkakala serta mengumandangkan mantra-mantra.

Doa yang dilakukan pendeta ini merupakan rangkaian pelaksanaan puncak Gema Perdamaian yang digelar Sabtu (5/10/2019) sore.

Acara ini digelar komunitas Gema Perdamaian yang kini memasuki pelaksanaan ke-17.

Acara ini digelar untuk mendoakan semua isi alam termaduk untuk kemanusiaan, lingkungan alam semesta.

"Semoga selalu dilimpahi kedamaian, sadar memelihara kedamaian sesuai tema damailah bangsaku kayalah negeriku. Dari Bali untuk perdamaian Indonesia," kata Ketua Panitia Gema Perdamaian, Kadek Adnyana.

Peserta acara ini sebanyak 4.500 peserta dari segala etnis, suku, agama dan ras baik pemuka agama, dosen, mahasiswa, maupun masyarakat umum.

"Seperti taman warna-warni akan kelihatan sangat indah. Kita tunjukkan pada dunia perbedaan harus dipelihara untuk anak cucu," katanya.

Dengan acara ini bagaiaman mengupayakan damai baik damai dengan diri, lingkungan, alam semesta, sesama, dan sang pencipta.

"Seluruh lapisan masyarakat harus menyikapi perbedaan dengan damai," katanya.

Halaman
123
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved