Hari Pertama Nusa Penida Festival, Ratusan Warga Bersihkan Pantai dan Transplantasi Terumbu Karang

Banyak puntung rokok yang saya temukan, bayangkan kalau sampai puntung rokok itu sampai ke laut maka akan mengancam terumbu karang kita.

Hari Pertama Nusa Penida Festival, Ratusan Warga Bersihkan Pantai dan Transplantasi Terumbu Karang
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Ratusan warga dan wisatawan bersihkan pantai dan transplantasi terumbu karang di Pesisir Banjar Nyuh, Desa Ped, Nusa Penida, Sabtu (5/10/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Hari pertama gelaran Nusa Penida Festival (NPF) 2019 diawali dengan aksi Beach Clean Up dan Coral Tranplantation yang dipimpin langsung Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Ny. Ayu Suwirta didampingi Camat Nusa penida I Komang Widyasa Putra di pesisir Pelabuhan Banjar Nyuh, Desa Ped, Nusa Penida.

Aksi ini diikuti oleh ratusan orang peserta yang berasal dari OPD, TNI Polri, siswa, komunitas peduli lingkungan serta seluruh elemen masyarakat, Sabtu (5/10/2019).

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta mengatakan dari kegiatan ini diharapkan dapat memberikan edukasi bagi seluruh masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan, utamanya kebersihan di pesisir sehingga tidak ada sampah yang mengotori pantai

“Kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya masih minim, terutama yang berlokasi di sepanjang pesisir pelabuhan Banjar Nyuh. Kami berharap masyarakat sadar lah, jangan sampai aktivitas masyarakat yang acuh membuang sampah sembarangan dapat merugikan banyak pihak, termasuk masa depan pariwisata di Nusa Penida" ujar Bupati asal Nusa Ceningan ini.

HILLSI Bali Hasilkan SDM Berkualitas Hadapi Persaingan Era Revolusi Industri 4.0

Masak Kabupaten Kaya Nyekik Rakyat, Peraturan tentang Rumah Kos Dinilai Tumpang Tindih

Di sepanjang aksi bersih pantai ini, Bupati Suwirta banyak menemukan puntung rokok di kawasan tempat umum.

"Banyak puntung rokok yang saya temukan, bayangkan kalau sampai puntung rokok itu sampai ke laut maka akan mengancam terumbu karang kita. Sadari dan sadari bahwa puntung rokok itu akan mengancam terumbu karang kita, mengancam kesuburan tanah kita, karena puntung rokok tidak akan pernah hancur," tegas Bupati Suwirta

Bupati Suwirta juga mengimbau kepada semua pemilik warung, villa maupun caffe untuk menyediakan tempat sampah dan menyediakan smoking area.

Untuk mengatasi permasalahan puntung rokok, Pemkab Klungkung telah mengeluarkan Perda Tentang Kawasan Tanpa Rokok.

"Tentunya ini harus kita sikapi bersama dan menjadi acuan untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan, utamanya dengan tidak membuang sampah dan puntung rokok sembarangan,” imbuhnya.

Identitas Mayat Perempuan Dalam Karung Terungkap, Orangtua Tak Menyangka Anaknya Bernasib Tragis

Terjangan Angin Robohkan Bale Pasandekan Pura Bangun Sakti

Tak hanya aksi bersih pantai, di hari itu juga dilakukan penanaman atau transplantasi terumbu karang.

Transplantasi ini pada dasarnya adalah untuk pelestarian ekosistem terumbu karang yang ada di lautan Nusa Penida.

"Lakukan langkah preventif pemeliharaan terhadap terumbu karang. Karena satu-satunya kekayaan di Nusa Penida yang menjadi daya tarik wisata, Kalau terumbu karang kita hancur, maka tidak ada yang kita banggakan, " ujar Bupati Suwirta di hadapan seluruh peserta bersih pantai (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved