Ketiga Kalinya, Truk Bermuatan Paku Bumi Mogok Selama Pengerjaan Shortcut 4 Candi Kuning

Truk trailer bermuatan delapan paku bumi kembali mogok di salah satu tikungan Jalan Raya Denpasar-Singaraja

Ketiga Kalinya, Truk Bermuatan Paku Bumi Mogok Selama Pengerjaan Shortcut 4 Candi Kuning
Polsek Baturiti
Suasana saat sebuah truk trailer bermuatan paku bumi melintang di tengah Jalan Raya Denpasar-Singaraja Banjar Taman Tanda, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Sabtu (5/10/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Truk trailer bermuatan delapan paku bumi kembali mogok di salah satu tikungan Jalan Raya Denpasar-Singaraja, Banjar Taman Tanda, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Sabtu (5/10/2019) dinihari sekitar pukul 02.30 Wita.

Peristiwa hari ini merupakan kejadian ketiga kalinya selama pengerjaan shortcut 4 Candi Kuning.

Di mana, truk bermuatan puluhan ton ini tak berhasil naik di jalan tanjakan yang disertai tikungan.

Penyebabnya pun hampir serupa, yakni pengemudi tak menguasai kendaraan atau kurang mengambil haluan saat tikungan.

Kapolsek Baturiti, Kompol I Nengah Sudiarta menyatakan peristiwa ini merupakan yang ketiga kalinya.

10 Kandungan Make Up yang Harus Dihindari Ibu Hamil, Berisiko Bagi Kehamilan

Kalahkan Jawa Barat, Atlet Panahan Bucika Dinda Zahrevi Berhasil Raih Tiket Menuju PON 2020

Kronologisnya juga serupa dengan kejadian serupa. Di mana truk trailer bermuatan delapan buah paku bumi ini bergerak dari arah selatan (Mengwi) menuju utara (Baturiti).

Namun, ketika tiba di TKP pengemudi diduga kurang mengambil haluan ke kanan sehingga kendaraan tak kuat menanjak dan berhenti. Kendaraan bermuatan puluhan ton ini pun melintang di tengah jalan.

"Nggih, ini peristiwa yang ketiga kalinya. Sebelumnya juga sama bermuatan paku bumi untuk proyek shortcut 4 di Baturiti," kata Kompol Sudiarta.

Manik-manik Bahkan Emas yang Diduga Berasal dari Kerajaan Sriwijaya Bermunculan

Dia melanjutkan, akibat kejadian tersebut arus lalu lintas agak tersendat, terlebih lagi di pagi hari. Sehingga dilakukan buka tutup dan pengalihan arus lalu lintas menuju jalan alternatif.

"Evakuasi sudah berhasil sekitar pukul 07.30 Wita dengan menggunakan bantuan alat berat," ungkapnya.

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved