WIKI BALI

TRIBUN WIKI – Arti Lambang Daerah Kabupaten Gianyar, Terdapat Peninggalan Sejarah Bulan Pejeng

Bulan Pejeng (nokara) di dalam Pelinggih Para Penataran Sasih merupakan salah satu peninggalan sejarah (purbakala) dari nenek moyang bangsa Indonesia

TRIBUN WIKI – Arti Lambang Daerah Kabupaten Gianyar, Terdapat Peninggalan Sejarah Bulan Pejeng
Web Kabupaten Gianyar
Lambang Kabupaten Gianyar 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Setiap daerah di Indonesia mulai dari provinsi hingga kabupaten dan kota pasti memiliki lambang daerah, termasuk Kabupaten Gianyar.

Lambang daerah kabupaten dengan julukan “Gumi Seni” ini diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Gianyar Tentang Lambang Daerah Kabupaten Gianyar Nomor 21/PD/DPRD/1972.

Lambang daerah Kabupaten Gianyar berbentuk segi lima sama sisi dengan puncata di atasnya yang melambangkan falsafah Negara Pancasila.

Di dalam segi lima sama sisi itu terlukis berbagai unsur lambang.

Unsur lambang pertama ialah rantai yang berbentuk lingkaran dengan jumlah mata rantai sebanyak 45 buah.

Mata rantai yang berjumlah 45 buah melambangkan tahun Proklamasi Kemerdekaan 1945.

Sementara lingkaran rantai yang bulat melambangkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia umumnya dan rakyat Gianyar khususnya.

PD Pasar Denpasar Harap Pengelolaan Pasar Badung Gunakan Sistem Kerja Sama Pemanfaatan

Laka Maut di Tol Ngawi, Perwira TNI Letkol Iqbal Lahmadi dan Istrinya Tewas, Diduga Ini Penyebabnya

Tepat di tengah-tengah lingkaran mata rantai tersebut berdiri sebuah gambar

Pelinggih Pura Penataran Sasih dengan gambar Bulan Pejeng (nokara).

Halaman
123
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved