Bidik Tradisi dan Upacara Keagamaan untuk Gaet Wisatawan, Bangli Siapkan Kalender Pariwisata

Pada kalender tersebut nantinya dimuat pelaksanaan berbagai tradisi adat dan budaya di Bangli selama satu tahun.

Bidik Tradisi dan Upacara Keagamaan untuk Gaet Wisatawan, Bangli Siapkan Kalender Pariwisata
Dok. Tribun Bali
Upacara nganten massal di Bangli masuk dalam kalender pariwisata. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Peningkatan pendapatan dari pariwisata sejatinya tidak hanya sebatas menggali potensi baru dari alam.

Pengembangan pariwisata juga bisa digali melalui pengenalan tradisi dan budaya, yang ada di desa-desa adat.

Demikian yang disampaikan Ketua DPRD Bangli, I Wayan Diar.

Ia mencontohkan seperti tradisi Bakti Pengeleb yang ada di Desa Pakraman Selulung, Kintamani.

Tradisi meliarkan sapi tersebut merupakan satu-satunya di Bali serta merupakan tradisi warisan turun-temurun.

Untuk itu Sarjana Sains Terapan Pariwisata ini menilai Dinas Pariwisata perlu lebih kreatif dalam berinovasi. Caranya dengan membuat kalender pariwisata.

“Kalender pariwisata ini bisa menjadi acuan bagi para pelaku pariwisata. Pada kalender tersebut nantinya dimuat pelaksanaan berbagai tradisi adat dan budaya di Bangli selama satu tahun. Termasuk event yang akan digelar,” ujarnya, Minggu (6/10/2019).

Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli, I Wayan Merta mengaku telah membuat kalender pariwisata itu.

Kalender tersebut dibuat sejak tahun 2018 untuk dilaksanakan pada tahun 2019.

Merta menegaskan kalender berbentuk buku itu sudah dibagikan kepada sejumlah pelaku pariwisata, termasuk para pemandu. Ini merupakan salah satu bentuk strategi dalam pengembangan pariwisata.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved