Dituntut 2,5 Tahun karena Salahgunakan Narkotik, Sejoli Kompak Mohon Keringanan Hukuman

Herman Wijaya (50) dan Ica Juni Trisya (26) kompak memohon keringanan hukuman kepada majelis hakim.

Dituntut 2,5 Tahun karena Salahgunakan Narkotik, Sejoli Kompak Mohon Keringanan Hukuman
Tribun Bali/Putu Candra
Herman Wijaya (50) dan Ica Juni Trisya (26) kompak memohon keringanan hukuman kepada majelis hakim. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Herman Wijaya (50) dan Ica Juni Trisya (26) kompak memohon keringanan hukuman kepada majelis hakim.

Sejoli tersebut memohon keringanan hukuman dengan alasan menyesali dan mengakui perbuatan terkait penyalahgunaan narkotik jenis sabu-sabu.

Demikian disampaikan keduanya dalam pembelaan (pledoi) lisan di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (7/10/2019).

Keduanya mengajukan pembelaan lisan usai dituntut pidana penjara selama dua tahun dan enam bulan (2,5 tahun).

"Saya mengaku dan menyesal. Saya tulang punggung keluarga dan saya masih punya anak, Yang Mulia," ucap Herman di hadapan majelis hakim pimpinan Kony Hartanto.

Jokowi Belum Berkomunikasi dengan Pimpinan PDIP Terkait Kemungkinan Gerindra Dapat Jatah Menteri

Kedux Garage Borong 7 Penghargaan dalam Kustomfest 2019 di Yogyakarta

Alasan serupa juga disampaikan Ica. Terhadap pembelaan lisan yang diajukan kedua pasangan itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Gusti Putu Ayu Hendrawati menegaskan tetap pada tuntutan yang telah dilayangkannya.

Sementara itu dalam surat tuntutan, Jaksa Ayu Hendrawati menilai perbuatan dua terdakwa terbukti secara sah bersalah melanggar Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotik juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP.

"Menuntut, menjatuhkan pidana kepada terdakwa Herman Wijaya dan Ica Juni Trisya dengan pidana penjara selama dua tahun dan enam bulan, dikurangi selama menjalani tahanan sementara. Dengan perintah keduanya tetap ditahan," tegas Jaksa Ayu Hendrawati.

Seperti diungkap dalam surat dakwaan jaksa, bahwa terdakwa Herman pada Rabu (27/3) pukul 18.00 Wita ingin menikmati sabu-sabu.

Kemudian Herman menyuruh Ica memesan sabu-sabu. Selanjutnya Ica menghubungi seseorang bernama Djumanik (DPO) untuk memesan sabu-sabu.

BREAKING NEWS: Terjadi Aksi Penembakan di Jalan Kertapura Denpasar, Korban Ditembak di Paha Kiri

Patungan Beli Sabu-sabu, Tiga Terdakwa Dijerat Dakwaan Alternatif

Setelah barang tersedia, Ica meminta Herman mentransfer uang Rp 1,3 juta ke rekening Djumanik.

Herman lantas menunjukkan bukti transfer melalui pesan WA. Kemudian Herman dan Ica diberi alamat tempelan sabu di Jalan Sesetan.

Keduanya pun meluncur mengambil sabu-sabu menggunakan sepeda motor.

Namun di tengah perjalanan itu ternyata mereka dikuntit petugas kepolisian.

Sesampainya di kos-kosan di Jalan Pura Demak, Denpasar Barat, mereka sudah ditunggu petugas. Keduanya pun tak berkutik. Dari tangan kedua terdakwa diamankan sabu-sabu seberat 0,35 gram. (*)

Penulis: Putu Candra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved