Eks Karyawan Hotel di Sanur Temui Ketua DPRD Bali, Sampaikan Pembentukan Yayasan

Ia menyatakan yang membuatnya tertarik ikut bergabung dengan yayasan sosial ini, karena mereka masih mau berbagi dengan teman-teman maupun masyarakat,

Eks Karyawan Hotel di Sanur Temui Ketua DPRD Bali, Sampaikan Pembentukan Yayasan
Tribun Bali/Wema Satya Dinata
Suasana audiensi dan tahap muka Pengurus Yayasan Werda Hotel Sanur Beach, dengan Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama di Ruang Banmus, Lantai 3, Kantor DPRD Bali, Senin (7/10/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pengurus Yayasan Werda Hotel Sanur Beach melakukan audiensi dan bertatap muka dengan Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama di Ruang Banmus, Lantai 3, Kantor DPRD Bali, Senin (7/10/2019).

Pertemuan dilakukan karena Adi Wiryatama pernah menjabat sebagai Ketua Serikat Buruh Hotel Sanur Beach.

“Saya tahun 1974 mulai masuk (bekerja red) Hotel Sanur Beach dan keluar tahun 1978, dan sempat menjadi pimpinan serikat buruh. Alasan keluar karena ada ketidakcocokan dengan manajemen dan buruh dengan melakukan mogok kerja. Anggaplah istilah kerennya mogok. Kemudian saya ditangkap dan disel,” kata Adi Wiryatama 

Akhirnya dirinya memutuskan untuk keluar dari perusahaan karena dianggap salah, dan divonis bersalah.

Adapun mantan karyawan hotel yang keluar tahun 1978 itu berjumlah 400 orang.

Kena Rasionalisasi Anggaran, Proyek Balai Benih Ikan di Badung Terpaksa Dicicil

UPDATE Tanggapan Pemkot Denpasar Soal Pegawai Bapenda Pelaku Pemukulan Wakil Bendesa Wangaya Kelod

Selanjutnya, teman-teman seperjuangannya ada yang menggeluti berbagai profesi antara lain berwirausaha, menjadi dosen, PNS, mangku, balian, dan lain-lainnya.

Hingga akhirnya 400 orang eks karyawan hotel bertemu kembali, dan sepakat untuk melakukan silaturahmi, serta membuat wadah untuk merekatkan hubungan dengan sesama eks karyawan.

Silaturahmi ini kalau tidak diwadahi, nanti akan buyar begitu saja. Makanya diputuskan untuk membuat sebuah yayasan,” ujarnya.

Sebelumnya para pengurus menghubunginya dan meminta bantuan agar diberikan untuk meminjam wantilan. “Tapi karena panas, saya ajak ke dalam saja. Mumpung lagi tidak ada kegiatan, maka saya fasilitasi di dalam (Ruang Banmus) ini,” imbuhnya.

Kasus Kepemilikan 3 Paket Sabu-sabu, Gede Prama Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Warga Berebut Air Bersih di Pura Tangi Meyeh, Kekeringan Melanda Desa Berangbang Jembrana

Pada kesempatan itu, Mantan Bupati Tabanan dua periode ini didaulat sebagai penasihat dalam yayasan.

Halaman
12
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved