Ketut Ngasah Tahu Kebakaran Setelah Dengar Suara Letusan

Berawal dari suara letusan, Ketut Ngasah menyadari terjadi kebakaran di belakang rumahnya

Ketut Ngasah Tahu Kebakaran Setelah Dengar Suara Letusan
Damkar Bangli
Tim Damkar Pemkab Bangli saat melakukan upaya pemadaman, Minggu (6/10/2019). Ketut Ngasah Tahu Kebakaran Setelah Dengar Suara Letusan 

Ketut Ngasah Tahu Kebakaran Setelah Dengar Suara Letusan

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Berawal dari suara letusan, Ketut Ngasah warga Banjar Besenga, Desa Pengotan, Bangli, Bali, menyadari terjadi kebakaran di belakang rumahnya.

Pria yang juga staf Desa Pengotan itu sontak menghubungi pemadam kebakaran Bangli untuk membantu pemadaman api.

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi ketika dikonfirmasi Minggu (6/10/2019) membenarkan hal tersebut.

Ia mengungkapkan kebakaran pertama kali diketahui oleh Ketut Ngasah sekitar pukul 16.00 Wita.

Pria 36 tahun itu mendengar suara letusan layaknya petasan.

“Korban segera mencari ke sumber suara, untuk memastikan apa yang terjadi. Saat itu ia mendapati kepulan asap tepat di belakang rumahnya. Setelah dicek, ternyata ada pohon bambu kering yang sudah terbakar, lokasinya tepat berada di lereng tegalan atau pinggir jurang,” jelasnya.

Mendapati hal tersebut, korban menghubungi tim damkar untuk membantu proses pemadaman.

AKP Sulhadi mengatakan hanya butuh waktu 35 menit untuk memadamkan api, dengan dua unit mobil damkar.

Di lain sisi, pihaknya mengaku belum bisa memastikan apa penyebab kebakaran tersebut.

“Kejadian ini masih kami dalami, mengingat situasi dan keadaan TKP terdapat banyak daun dan ranting bambu kering. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 200 ribu,” tandasnya.

(*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved