Sehari-hari Bekerja sebagai Pedagang, Efendi Sudah 5 Kali Lakukan Penjambretan

Pelaku yakni Muhammad Efendi (31) asal Mojokerto seorang pedagang yang tinggal di sebuah kos Jalan Letda Reta Gang 26 Nomor 3, Yangbatu Kauh, Renon,

Sehari-hari Bekerja sebagai Pedagang, Efendi Sudah 5 Kali Lakukan Penjambretan
Tribun Bali/Ahmad Firizqi Irwan
Pelaku penjambretan Muhammad Efendi (31) yang berambut pirang. Yang berhasil ditangkap Tim Resmob Polresta Denpasar dan dirilis di lobi depan Mapolresta Denpasar. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Polresta Denpasar ungkap kasus penjambretan yang terjadi di Jalan Serma Jodog, Sanglah, Denpasar, Bali pada hari Selasa (11/9/2019) sekitar pukul 17.30 wita.

Pelaku yakni Muhammad Efendi (31) asal Mojokerto seorang pedagang yang tinggal di sebuah kos Jalan Letda Reta Gang 26 Nomor 3, Yangbatu Kauh, Renon, Denpasar, Bali.

Wakapolresta Denpasar AKBP Benny Pramono mengatakan pelaku mengambil atau menjambret handphone merek Oppo F11 dengan kerugian yang dialami korban yakni Ni Wayan Iyennita Sari sebesar Rp 4 juta.

"Pelaku yakni Muhammad Efendi menyasar korban yakni Ni Wayan Iyennita Sari. Kejadian terjadi pada hari Rabu 11 September 2019, pelaku mengambil handphone korban merek Oppo F11 di Sanglah," ujarnya  kepada awak media saat berada di lobi depan Mapolresta Denpasar, Senin (7/10/2019) siang.

Berdasarkan laporan LP-B / 1154 / X / 2019 / Bali / Resta Denpasar tanggal 4 Oktober 2019, korban saat itu keluar dari rumah menuju apotek dengan berjalan kaki.

Kasus Kepemilikan 3 Paket Sabu-sabu, Gede Prama Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Denpasar Raih Penghargaan 10 Kota Kreatif Indonesia Tahun 2019

Saat itu korban tengah membuka email menggunakan handphone-nya.

Saat korban memegang handphone, tiba-tiba dari belakang datang pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna hitam berplat motor DK 5847 ABM, setelah itu pelaku merampas atau menarik paksa handphone korban.

Sempat tarik-menarik antara korban dan pelaku, akhirnya pelaku berhasil membawa handphone korban dan korban sempat berteriak 'maling-maling'.

Mendengar ada teriakan korban, masyarakat yang ada di sekitar lokasi kejadian langsung mengejar pelaku namun tidak berhasil.

Halaman
12
Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved