Berikan Pemahaman Hukum ke Masyarakat, 7 Kabupaten/Kota Ikuti Lomba Keluarga Sadar Hukum 

Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Bali menggelar lomba keluarga sadar hukum tingkat Provinsi Bali tahun 2019.

Berikan Pemahaman Hukum ke Masyarakat, 7 Kabupaten/Kota Ikuti Lomba Keluarga Sadar Hukum 
Tribun Bali/Wema Satya Dinata
Suasana lomba keluarga sadar hukum tingkat Provinsi Bali tahun 2019 yang diselenggarakan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Bali di Hotel Inna Bali Veteran Heritage, Denpasar, Selasa (8/10/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR–Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Bali menggelar lomba keluarga sadar hukum tingkat Provinsi Bali tahun 2019.

Sebelum sampai pada Lomba Keluarga Sadar Hukum ini, Kanwil Kemenkumham Bali telah memberikan sosialisasi tentang hukum ke masyarakat yang ada di desa-desa dan kecamatan-kecamatan se-Bali selama setahun. 

Sehingga kegiatan yang digelar ini merupakan finalisasi dari sosialisasi yang sudah dilaksanakan itu.

 
“Sekarang kita ingin mengevaluasi dengan mengadakan lomba ini sehingga apa yang disosialisasikan sudah mengena atau belum terhadap masyarakat yang ada di Bali ini,” kata Kepala Kanwil Kemenkumham Bali, Sutrisno di Hotel Inna Bali Veteran Heritage, Denpasar, Selasa (8/10/2019).

Mencari Bakat, Pengprov PRSI Bali Akan Gelar Kejuaraan Renang Gubernur Bali Cup I Tahun 2019

Persib Bandung Kirim Surat ke PT LIB Setelah Dikalahkan Madura United, Ini Poin yang Disoroti

Lomba diikuti oleh 7 kabupaten/kota se-Bali. Masing-masing daerah mengirimkan satu timnya yang terdiri dari 5 orang peserta. Dua Kabupaten yang tidak mengirimkan wakilnya adalah Kabupaten Tabanan dan Buleleng.

 
“Ada dua Kabupaten yang absen mengikuti lomba. Kita tidak tahu alasannya. Mungkin mereka ada banyak kegiatan sehingga tidak bisa ikut. Yang jelas kita sudah memberikan pembinaan, tapi ternyata karena kesibukan dan lainnya mungkin sehingga tidak ikut,” terangnya.

Sutrisno menyebut materi lomba terdiri dari pemahaman tentang hukum adat, hukum perdata, dan hukum pidana.

Terutama di Bali ada yang spesifik adalah hukum adatnya yang berbeda dengan daerah-daerah lain di Indonesia.

Adapun tujuan diselenggarakannya kegiatan lomba yakni ingin memberikan pemahaman tentang apa itu hukum, sehingga masyarakat akan menjadi sadar hukum.

 
Selanjutnya, tim yang akan menjadi juara di tingkat provinsi akan dikirim ke Jakarta untuk mengikuti lomba tingkat nasional pada November 2019 mendatang.

Hingga September 2019, 88 Anak Alami Kasus Berhadapan dengan Hukum

Tari Legong Dedari di Banjar Pondok Peguyangan Kaja, Ditampilkan Khusus Saat Ratu Ayu Mesolah

Halaman
12
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved