Veteran Bali Bela Mahasiswa Soal Aksi Tolak Pelemahan KPK

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Legiun Veteran Republik Indonesia (DPD LVRI) I Gusti Bagus Saputera menganggap aksi yang dilakukan oleh mahasiswa itu suda

Veteran Bali Bela Mahasiswa Soal Aksi Tolak Pelemahan KPK
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Dewan Pimpinan Daerah Legiun Veteran Republik Indonesia (DPD LVRI) Bali I Gusti Bagus Saputera 

Menurutnya, pemanggilan mahasiswi yang ikut aksi Bali Tidak Diam tersebut hanya bersifat klasifikasi, bukan pemberian sanksi.

Hal itu karena dirinya menilai poster yang dibawa mahasiswi tersebut pada saat aksi sedikit nyeleneh.

"Hanya klarifikasi," kata Prof Sudarma saat dihubungi Tribun Bali, Selasa (1/10/2019).

Seberapa Penting Pengawasan terhadap Orang Asing? Ini Penjelasan Kadiv Keimigrasian Kanwilkumham

Gareth Bale Ancam Hengkang dari Real Madrid Gara-gara Masalah Ini

Prof. Sudarma mengatakan, bahwa dirinya saat bertemu dengan mahasiswi itu hanya menanyakan apakah ikut aksi atas kemauan sendiri atau tidak dan ternyata hanya mengikuti informasi yang tersebar di media sosial.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster juga sempat menyatakan agar mahasiswa berhenti melakukan aksi di jalanan.

"Cukuplah segitu. Mari kita sama-sama jaga Bali ini agar lebih kondusif," katanya saat dikonfirmasi usai mengikuti pelantikan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali, Selasa (1/10/2019).

Jelang Pilkades Serentak, Polres Banyuwangi Turunkan 3.493 Personel 

Jika ada komponen mahasiswa yang menolak keberadaan Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru disahkan beberapa waktu lalu, ia meminta untuk mengajukan judical review ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Sudahlah, kalau UU KPK lewat MK saja," pinta eks Anggota Komisi X DPR RI itu. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved