200 Nelayan di Tabanan Bakal Dapat Pelatihan Basic Safety Training

Sebanyak 200 nelayan di Tabanan bakal diberikan pelatihan penyelamatan diri atau basic safety training saat melaut

200 Nelayan di Tabanan Bakal Dapat Pelatihan Basic Safety Training
Tribun Bali/Made Prasetia Aryawan
Seorang nelayan memperbaiki perahunya di pesisir Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Tabanan, Selasa (8/10/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Sebanyak 200 nelayan di Tabanan bakal diberikan pelatihan penyelamatan diri atau basic safety training saat melaut. 

Selain pelatihan, masing-masing juga nanti akan diberikan life jacket.

Pelatihan ini dilaksanakan dari usulan dari DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tabanan kepada Kementerian Perhubungan pada September lalu.

Seringnya terjadi peristiwa nelayan hilang saat melaut di Tabanan hingga menelan korban jiwa menjadi alasan utama pelatihan ini.

Diharapkan, dengan pelatihan ini akan memberikan manfaat atau penambahan pengetahuan tentang cara menyelamatkan diri saat situasi genting di laut.

"Basic safety training ini dari Kementrian Perhubungan dan anggaran dari APBN. Kegiatan ini sudah diusulkan pada September lalu yang langsung direspons bulan ini," kata Ketua HNSI Tabanan, I Ketut Sadam Arsana Yasa, Selasa (8/10/2019).

Sadam menjelaskan, pelatihan ini memang dirasa sangat perlu untuk para nelayan di Tabanan.

Sebab kondisi laut di Tabanan cukup ganas seperti gelombangnya tinggi karena merupakan Samudra Hindia.

Selain itu, para nelayan adalah tulang punggung keluarga.

"Yang terlibat memang 200 orang, namun nanti yang mendapat pelatihan ini akan kembali melakukan sosialisasi di masing-masing kelompoknya tentang apa yang didapat saat pelatihan penyelamatan diri," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved