32 LPD di Karangasem Tak Beroperasi

Lembaga Perkreditan Desa (LPD) yang mati alias tidak beroperasi di Karangasem meningkat dibanding tahun sebelumnya

32 LPD di Karangasem Tak Beroperasi
Tribun Bali/Saiful Rohim
Kepala Dinas Koperasi & UMKM Karangasem, I Nengah Toya. 32 LPD di Karangasem Tak Beroperasi 

32 LPD di Karangasem Tak Beroperasi

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Lembaga Perkreditan Desa (LPD) yang mati alias tidak beroperasi di Karangasem meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Hingga Oktober 2019, LPD yang dinyatakan mati sebanyak 32 unit dari 190 LPD di Karangasem.

Ini tersebar di delapan kecamatan di Bumi Lahar.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Karangasem, I Nengah Toya menjelaskan, banyak LPD tak beroperasi disebabkan oleh pengurus dan anggota sendiri.

Menurutnya, rata-rata pengurus tidak profesional, seperti memberi pinjaman ke keluarga pengurus tanpa survei dari petugas LPD.

Faktor kedua, karena kenakalan pengurus.

Diungkapkan, beberapa LPD di Karangasem yang mati dan tidak beroperasi, karena pengurusnya tersandung kasus tindak pidana korupsi (tipikor).

Seperti menyalahgunakn keuangan di LPD yang berimbas pada kerugian.

Kasus ini banyak dijumpai di pelosok desa.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved