Anggota DPRD Karanganyar yang Baru Dilantik Hampir Separuhnya Gadaikan SK Hingga Rp 400 Juta

menggadaikan SK pengangkatan ke bank merupakan hak dari masing-masing anggota DPRD dan merupakan hal yang wajar.

Anggota DPRD Karanganyar yang Baru Dilantik Hampir Separuhnya Gadaikan SK Hingga Rp 400 Juta
(KOMPAS.com/LABIB ZAMANI)
Gedung DPRD Karanganyar di Jalan Lawu No 85 Tegalasri, Bejen, Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (9/10/2019). 

TRIBUN-BALI.COM - Hampir separuh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karanganyar, Jawa Tengah, menggadaikan surat keputusan (SK) pengangkatan ke perbankan.

Mereka menggadaikan SK tersebut sebagai jaminan pinjaman uang.

Sekretaris DPRD Karanganyar Sujarno mengatakan, dari 45 anggota DPRD yang dilantik menjadi wakil rakyat periode 2019-2024, hampir separuhnya menggadaikan SK pengangkatan mereka ke bank.

Menurut Jarno, menggadaikan SK pengangkatan ke bank merupakan hak dari masing-masing anggota DPRD dan merupakan hal yang wajar.

"Secara kepemilikan pribadi karena sesuatu hal dan perbankan membutuhkan jaminan kan tidak masalah. Penting kemampuan mengangsurkan ada," ujar Sujarno saat ditemui Kompas.com di DPRD Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (9/10/2019).

Jumlah pinjaman yang diajukan anggota DPRD bervariasi, mulai dari Rp 200 juta hingga Rp 400 juta.

Adapun cicilan pembayaran pinjaman itu berasal dari pemotongan gaji yang diterima para anggota DPRD setiap bulan.

"Jangka waktu pinjaman mereka berbeda-beda. Tetapi bank membatasi maksimal kurang dari 60 bulan masa jabatan mereka," ujar dia.

Jarno mengaku tidak mengetahui secara persis uang yang dipinjam para anggota DPRD tersebut untuk apa.

Namun, dari kolom pinjaman itu diketahui uang tersebut untuk kebutuhan konsumtif, bisnis usaha dan pendidikan.

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved