Tips Sehat untuk Anda

Obat Lambung Berpotensi Picu Kanker Ditarik dari Pasaran, Begini Kondisinya di Bali

Berpotensi picu kanker, obat lambung mengandung cemaran NDMA ditarik dari pasaran

Obat Lambung Berpotensi Picu Kanker Ditarik dari Pasaran, Begini Kondisinya di Bali
tribunnews.com
ilustrasi obat - Obat Lambung Berpotensi Picu Kanker Ditarik dari Pasaran, Begini Kondisinya di Bali 

Obat Lambung Berpotensi Picu Kanker Ditarik dari Pasaran, Begini Kondisinya di Bali

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berdasarkan studi terbaru US Food and Drug Administration (US FDA) dan European Medicine Agency (EMA), dikeluarkan peringatan adanya temuan cemaran n-nitrosodimethylamine (NDMA) pada sampel produk obat yang mengandung bahan aktif ranitidin.

Studi global memutuskan nilai ambang batas cemaran NDMA yang diperbolehkan adalah 96 ng/hari (acceptable daily intake).

NDMA merupakan turunan zat nitrosamin yang dapat terbentuk secara alami.

Nah, jika kandungan bersifat karsinogenik ini dikonsumsi di atas ambang batas secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama, bukan tidak mungkin akan memicu kanker.

Menindaklanjuti studi tersebut, BPOM RI memerintahkan kepada industri farmasi pemegang izin edar produk tersebut untuk melakukan penghentian produksi dan distribusi, serta melakukan penarikan kembali (recall) seluruh bets produk dari peredaran (terlampir) di seluruh wilayah Indonesia.

Hal serupa juga dilakukan BBPOM Denpasar sebagai tindak lanjut kebijakan BPOM RI di pasaran farmasi Bali.

Kepala BBPOM Denpasar, I Gusti Ayu Adhi Aryapatni mengatakan, pihaknya meneruskan imbauan penarikan obat ini dari peredaran terhadap distributor di Bali.

Sesuai edaran BPOM RI, produsen dan distributor secara sukarela menarik produknya dari edaran.

BBPOM Denpasar sendiri juga akan melakukan monitoring terus ke depannya.

Halaman
123
Penulis: eurazmy
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved