Penggerebekan Perjudian di Apartemen Ungkap Fakta Ini, Omzet Sehari Rp 700 Juta & Satu Orang Tewas

Penggerebekan polisi di apartemen Robinson di Jakarta Utara yang digunakan sebagai lokasi perjudian menguak fakta baru.

Penggerebekan Perjudian di Apartemen Ungkap Fakta Ini, Omzet Sehari Rp 700 Juta & Satu Orang Tewas
KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA
Konferensi pers pengungkapan kasus perjudian yang berlokasi di lantai 29 Apartemen Robinson, Selasa (8/10/2019). 

Saat ini, polisi telah menetapkan 91 tersangka terkait kasus perjudian tersebut. Sebanyak 42 tersangka berperan sebagai penyelenggara kegiatan perjudian dan 49 tersangka lainnya merupakan pemain.

Adapun, tujuh orang lainnya, yakni YS, SN, FD, AY, HN, MR, dan HS.

Salah satu tersangka yang berstatus buron adalah bandar judi dari kelompok tersebut.

"Mereka (7 orang DPO) tidak ditemukan di sini (Apartemen Robinson). Mereka penanggungjawab operasional dan penyandang dana," ungkap Argo.

3. Seorang pemain judi tewas karena melompat dari lantai 29

Argo mengatakan, seorang penjudi tewas setelah nekat melompat dari lantai 29 apartemen.

Penjudi itu nekat melompat karena panik ketika mengetahui polisi menggerebek kasino yang beroperasi di lantai tersebut.

"Memang ada satu orang, mungkin dia ketakutan atau apa ya, dia lari dari pintu belakang kemudian lompat jatuh ke bawah," kata Argo.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti saat menggerebek kelompok judi tersebut di antaranya uang tunai senilai Rp 200 juta, mesin penghitung uang, mesin gesek ATM, kalkulator, nota, buku rekening, dan ratusan telepon genggam.

Para tersangka dijerat Pasal 303 dan atau 303 bis KUHP tentang Tindak Pidana Perjudian dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ditemukan Kasino di Apartemen Robinson, Ini 3 Faktanya.....", 

(Rindi Nuris Velarosdela)

Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved