Personel Polresta Denpasar Diharapkan Selalu Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman Bagi Masyarakat

Polresta Denpasar memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam rangka pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden

Personel Polresta Denpasar Diharapkan Selalu Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman Bagi Masyarakat
Tribun Bali/Ahmad Firizqi Irwan
Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan meninjau kesiapan anggota dan kendaraan dalam apel kesiapan personel dan sarana prasarana dalam rangka pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden Republik Indonesia periode 2019-2024, yang digelar di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali, Rabu (9/10/2019). Personel Polresta Denpasar Diharapkan Selalu Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman Bagi Masyarakat 

Personel Polresta Denpasar Diharapkan Selalu Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman Bagi Masyarakat

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Polresta Denpasar memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam rangka pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden Republik Indonesia periode 2019-2024, Minggu (20/10/2019) mendatang.

Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Ruddi Setiawan menggelar apel kesiapan anggota dan kendaraan di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali, Rabu (9/10/2019) pagi, bagi personel yang akan diterjunkan mengamankan situasi di wilayah hukumnya.

"Pengamanan ketat yang dilaksanakan terhadap pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024 diharapkan dapat menghilangkan rasa cemas dan rasa takut masyarakat apabila ada kegiatan unjuk rasa maupun rusuh masa di sekitarnya," ujarnya.

Ruddi mengimbau seluruh personel yang diterjunkan agar selalu berkoordinasi dan melakukan tindakan pencegahan, tidak ada aksi unjuk rasa yang rusuh saat pelantikan presiden dan wakil presiden.

Ia juga menekankan kepada seluruh personel agar selalu melihat situasi di sekitar wilayah tugasnya, untuk menghindari upaya provokasi baik secara langsung maupun lewat media sosial.

Juga pengamanan situasi jika masih terjadi aksi demo mahasiswa menolak UU KPK, baik dari kelompok mahasiswa, aliansi mahasiswa, ikatan masyarakat dan komunitas lainnya.

Anggota juga diminta mengantisipasi pergerakan orang atau kelompok yang hendak berangkat ke Jakarta.

"Jangan ada underestimate hingga berujung konflik, selalu koordinasi dengan anggota lainnya, laksanakan patroli di tempat kumpul-kumpulnya massa, keberadaan anggota harus jelas," tambahnya.

Pesan Ruddi, anggota dapat menjalankan tugas dengan baik, namun tetap menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.

"Saya yakin dan optimis dengan segala keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki, kita tetap dapat memberikan yang terbaik untuk mewujudkan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Niat tulus iklhas disertai kerja keras yang kita lakukan menjadi komitmen yang harus kita jaga untuk merebut hati masyarakat dalam rangka menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat kepada Polri," tegasnya.

(*)

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved