Satgas Tindak 133 Pinjaman Online Ilegal, Minta Kominfo Lakukan Pemblokiran

Satgas Waspada Investasi 133 entitas pinjaman online ilegal yang ditanganinya

Satgas Tindak 133 Pinjaman Online Ilegal, Minta Kominfo Lakukan Pemblokiran
Candra LBH Bali
(Ilustrasi) Pamflet posko pengaduan aplikasi pinjaman online. Satgas Tindak 133 Pinjaman Online Ilegal, Minta Kominfo Lakukan Pemblokiran 

Satgas Tindak 133 Pinjaman Online Ilegal, Minta Kominfo Lakukan Pemblokiran

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Penawaran perusahaan pinjaman online atau perusahaan fintech peer to peer (P2P) lending makin massif.

Satgas Waspada Investasi bersama 13 kementerian/lembaga, yang menjadi anggotanya minta masyarakat waspada lantaran banyak perusahaan illegal yang menawarkan diri.

Setidaknya 133 entitas pinjaman online ilegal yang ditangani Satgas Waspada Investasi.

Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L Tobing, mengatakan edukasi mengenai pentingnya memilih perusahaan  pinjaman online yang berizin OJK harus semakin gencar dilakukan.

Satgas hingga awal Oktober kembali menemukan dan langsung menindak 133 entitas yang melakukan kegiatan  pinjaman online ilegal yang tidak terdaftar di OJK.

“Kami tidak akan menunggu korban masyarakat semakin banyak akibat fintech  peer to peer lending ilegal ini, jadi kami terus berburu dan langsung menindak temuan fintech lending yang illegal, dengan meminta Kominfo memblokirnya,” kata Tongam, Selasa (8/10/2019).

Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, Satgas saat ini juga sudah bekerjasama dengan Dinas Kominfo DKI Jaya untuk menayangkan iklan layanan masyarakat yang berisi peringatan menghindari fintech P2P lending ilegal.

“Kami meminta dukungan dan mengajak berbagai pihak, meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya fintech peer to peer lending ilegal mengingat keberadaannya sangat merugikan,” katanya.

Sebelumnya, pada 6 September 2019, Satgas Waspada Investasi menemukan 123 entitas  pinjaman online ilegal.

Halaman
123
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved