Tahun 2025 Bali Ditargetkan Punya 108 MW Energi Terbarukan, PLTS Atap Dihadirkan Sebagai Solusi

Oleh Pemerintah Pusat, Bali ditargetkan memiliki energi terbarukan sebesar 108 Megawatt (MW) pada 2025 mendatang

Tahun 2025 Bali Ditargetkan Punya 108 MW Energi Terbarukan, PLTS Atap Dihadirkan Sebagai Solusi
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Sekretaris Center for Community Based Renewable Energy (CORE) Universitas Udayana (Unud) I Nyoman Satya Kumara saat menyampaikan hasil penelitian 'Peta Jalan Pengemban PLTS Atap Menuju Bali Mandiri Energi', di Denpasar, Rabu (9/10/2019). Tahun 2025 Bali Ditargetkan Punya 108 MW Energi Terbarukan, PLTS Atap Dihadirkan Sebagai Solusi 

Namun bukan berarti semua daerah di Bali tidak bisa dibangun PLTS ground mount system.

Beberapa wilayah di Bali masih memungkinkan untuk dikembangkan sebagai lokasi PLTS ground mount system berskala besar seperti Kabupaten Buleleng, Karangasem, dan Klungkung khususnya di Nusa Penida.

Mengingat Bali sebagai pusat pariwisata dan objek serta fasilitas wisata yang tersebar di seluruh Bali, maka solusi pengembangan PLTS ke depan dengan menggunakan atap bangunan atau rooftop yang biasa disebut PLTS atap.

Karakteristik PLTS atap, jelas dia, tidak memerlukan lahan baru dan dipasang di atas atap bangunan.

Energi listrik yang dihasilkan oleh PLTS atap ini juga bisa digunakan langsung di lokasi PLTS terpasang.

Keuntungan lain dari PLTS atap ini adalah lokasinya tersebar mengikuti sebaran bangunan/rumah dan kapasitasnya dibatasi atau mengikuti luasnya atap bangunan.

Sementara data PLTS Atap di Bali pada tahun 2019, kata Satya Kumara sudah mencapai 49 unit dengan total kapasitas 470 kWp.

Kapasitas tersebut terbagi atas tiga area, diantaranya Bali utara 6 unit 42,2 kwp, Bali timur 7 unit 76,37 kwp dan Bali selatan 36 unit 350,12 kwp.

(*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved