Tarif Angkutan Penyeberangan Antarprovinsi Akan Naik, Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Tunggu Instruksi

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan kembali menyesuaikan tarif angkutan kapal penyeberangan antarprovinsi

Tarif Angkutan Penyeberangan Antarprovinsi Akan Naik, Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Tunggu Instruksi
Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati
Lalu lintas penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk beberapa waktu lalu. Tarif Angkutan Penyeberangan Antarprovinsi Akan Naik, Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Tunggu Instruksi 

Tarif Angkutan Penyeberangan Antarprovinsi Akan Naik, Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Tunggu Instruksi

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan kembali menyesuaikan tarif angkutan kapal penyeberangan antarprovinsi.

Dalam hal ini, Kemenhub akan menaikkan tarif rata-rata penyeberangan yang diperkirakan akan berkisar 28%.

Humas ASDP Ketapang, Sandhi Nugroho saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih menunggu instruksi dari Kemenhub.

"Untuk kenaikan tarif kita tetap menunggu instruksi dari Kementerian Perhubungan," jelasnya saat dikonfirmasi Tribun Bali, Rabu (9/10/2019).

Sandhi Nugroho menolak memberikan jawaban saat ditanya mengenai detail rencana kenaikan tarif angkutan penyeberangan antarprovinsi tersebut.

Sementara, Manager Usaha ASDP Gilimanuk saat dihubungi belum ada jawaban hingga berita ini dinaikkan.

Dikutip dari Tribunnews, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, banyak pertimbangan dan perkembangan yang menjadi alasan mengapa tarif penyeberangan ini perlu dievaluasi.

Menurutnya, hal ini berkaitan dengan keberlangsungan operator juga aspek keselamatan.

Halaman
12
Penulis: Noviana Windri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved