41 Orang Datangi DPRD Bali, Adukan Perusahaan karena Tertipu

Menjelang siang di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali, sebanyak 41 orang datang dengan membawa spanduk dengan berbagai tulisan

41 Orang Datangi DPRD Bali, Adukan Perusahaan karena Tertipu
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
I Nyoman Ladra, korban investasi bodong 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menjelang siang di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali, sebanyak 41 orang datang dengan membawa spanduk dengan berbagai tulisan tuntutan.

Kedatangan masyarakat Bali ini guna mengadu karena menjadi korban investasi bodong dari PT Solid Gold Berjangka (SGB).

Sekelompok masyarakat yang menamakan diri Forum Korban SGB ini diterima di Wantilan Gedung DPRD Bali yang dikoordinatori oleh Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Ketut Tama Tenaya.

Ketua Forum Korban SGB I Nyoman Ladra mengatakan, kedatangannya ke Gedung DPRD Bali guna mencari keadilan.

Selain itu, juga memohon agar semeton Bali tidak ada lagi yang tertipu dengan investasi bodong yang pada ujungnya terjebak dan menghabiskan uang.

Penjelasan Politisi PDIP Arteria Dahlan Sebut Emil Salim Profesor Sesat, Justru Menista DPR

Bos Penikam Wiranto Telah Ditangkap, Polisi: Ditangkap Bersama 8 Teroris Lainnya

Ladra menyebutkan, bahwa perusahaan tersebut mempunyai target sehingga bisa mencari orang yang memiliki uang dengan cara mengiming-imingi bunga besar.

"Kita dari awal diiming-imingi, dari awal tidak ditunjukkan apa-apa, tidak diberikan bukti apa-apa, resiko apa-apa tapi kita tidak tahu," jelasnya.

Nantinya, setelah uang masuk baru dikirimkan melalui email bahwa terdapat beberapa pasal yang mengatur investasi tersebut.

"Nah itu yang membuat kita terjebak," kata pria asal Nusa Penida Klungkung itu.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved