BPK RI Selenggarakan Konferensi Internasional Dorong Pembangunan Berkelanjutan

BPK RI menggelar konferensi internasional tentang tata kelola dan akuntabilitas keuangan negara untuk mendorong pembangunan berkelanjutan

BPK RI Selenggarakan Konferensi Internasional Dorong Pembangunan Berkelanjutan
Tribun Bali/Wema Satyadinata
Konferensi Internasional - Suasana pembukaan konferensi internasional tentang tata kelola dan akuntabilitas keuangan negara untuk mendorong pembangunan berkelanjutan, di Aula Kantor Perwakilan BPK RI Provinsi Bali, Denpasar, Rabu (10/10/2019). 

BPK RI Selenggarakan Konferensi Internasional Dorong Pembangunan Berkelanjutan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menggelar konferensi internasional tentang tata kelola dan akuntabilitas keuangan negara untuk mendorong pembangunan berkelanjutan.

Ketua BPK RI, Moermahadi Soerja Djanegara mengatakan konferensi ini menjadi forum untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang isu-isu pembangunan berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan.

“Selain itu, juga untuk memfasilitasi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang pengelolaan keuangan negara untuk mendorong keterlibatan para pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan,” kata Moermahadi saat ditemui di sela-sela pembukaan konferensi, di Aula Kantor Perwakilan BPK RI Provinsi Bali, Denpasar, Rabu (10/10/2019).

Kegiatan ini diikuti para pemeriksa (auditor), peneliti, perwakilan pemerintah daerah, Asosiasi Profesi IAI, IIA, ACFE, IAPI, ISACA dan CPA Australia.

Adapun narasumber yang dihadirkan dalam konferensi ini, antara lain Deputi Bidang Kemaritiman dan SDA Bappenas RI Arifin Rudiyanto, Group Executive Director in the Professional Services and Relationships Group of the Australian National Audit Office Jane Meade, Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia Eko Prasojo, dan Attorney VI Commission on Audit of the Republic of the Philippines Javien D Ompoc.

Dalam kesempatan itu, para narasumber membahas peran masing-masing selaku pemerintah, akademisi dan lembaga pemeriksa dalam mendukung tata kelola dan akuntabilitas untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Moermahadi menambahkan, konferensi ini digelar berdasarkan pengalaman BPK RI dalam berkontribusi secara strategis untuk mendorong pembangunan berkelanjutan melalui audit keuangan negara.

Sebelumnya tahun 2016, BPK RI bergabung dengan INTOSAI Knowledge Sharing Committee (KSC) dan INTOSAI Development Initiative (IDI) pada program pengembangan kapasitas pemeriksaan Sustainable Development Goals (SDGs).

Dalam kerangka tersebut, BPK RI juga melakukan pemeriksaan terkait kesiapan pemerintah untuk mengimplementasikan SDGs dan telah menyampaikan hasil pemeriksaan yang diterbitkan Juli 2019 pada forum INTOSAI KSC, IDI dan UN DESA (United Nation Department of Economics and Social Affairs).

Halaman
12
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved