Kejar 108 MW Tahun 2025, Unud & Greenpeace Usulkan Bali Bangun 18 MW Energi Terbarukan Tiap Tahun

Bali harus bekerja keras guna mewujudkan sebagai salah satu daerah dengan energi baru terbarukan di Indonesia

Kejar 108 MW Tahun 2025, Unud & Greenpeace Usulkan Bali Bangun 18 MW Energi Terbarukan Tiap Tahun
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Sekretaris Center for Community Based Renewable Energy (CORE) Universitas Udayana (Unud) I Nyoman Satya Kumara saat menyampaikan hasil penelitian 'Peta Jalan Pengemban PLTS Atap Menuju Bali Mandiri Energi', di Denpasar, Bali, Rabu (9/10/2019). Kejar 108 MW Tahun 2025, Unud & Greenpeace Usulkan Bali Bangun 18 MW Energi Terbarukan Tiap Tahun 

Kejar 108 MW Tahun 2025, Unud & Greenpeace Usulkan Bali Bangun 18 MW Energi Terbarukan Tiap Tahun

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, BALI - Bali nampaknya harus bekerja keras guna mewujudkan sebagai salah satu daerah dengan energi baru terbarukan di Indonesia.

Pasalnya, oleh Pemerintah Pusat, Bali diminta menghadirkan 108 MW renewable energy pada 2025 mendatang.

Hal itu sesuai dengan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor Nomor 22 tahun 2012 tentang Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) yang mencanangkan negara harus memiliki 23% renewable energy pada 2025 dan 31% di 2050.

Guna mengejar target tersebut, Universitas Udayana (Unud) dan Greenpeace Indonesia mengusulkan agar Bali bangun 18 MW tiap tahun mulai 2020 mendatang.

Usul itu diutarakan setelah Unud dan Greenpeace Indonesia bekerjasama dalam melakukan kajian mengenai Peta Jalan Pengemban PLTS Atap Menuju Bali Mandiri Energi yang diluncurkan di Denpasar, Rabu (9/10/2019).

Sekretaris Center for Community Based Renewable Energy (CORE) Universitas Udayana (Unud) I Nyoman Satya Kumara mengatakan, target 108 MW lebih baik dibangun secara bertahap.

"Jadi tiap tahun kami usulkan 18 MW saja di Bali oleh seluruh pemangku kepentingan, sehingga di tahun 2025 kita juga mencapai target 108 MW," jelasnya.

Pemangku kepentingan yang ia maksud yakni mulai dari pemerintah provinsi dan kabupaten kota serta desa adat di kawasan Sarbagita, kawasan pariwisata terutama ITDC, PLN serta PTN/PTS di seluruh Bali.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved