RSUD Karangasem Kehabisan Uang, Dampak Klaim BPJS Belum Dibayar Tiga Bulan

BPJS Kesehatan Cabang Karangasem masih menunggak pembayaran klaim selama tiga bulan di RSUD Karangasem

RSUD Karangasem Kehabisan Uang, Dampak Klaim BPJS Belum Dibayar Tiga Bulan
Tribun Bali/Saiful Rohim
Pasien menunggu giliran periksa di RSUD Karangasem, Rabu (10/8/2016). RSUD Karangasem Kehabisan Uang, Dampak Klaim BPJS Belum Dibayar Tiga Bulan 

RSUD Karangasem Kehabisan Uang, Dampak Klaim BPJS Belum Dibayar Tiga Bulan

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - BPJS Kesehatan Cabang Karangasem masih menunggak pembayaran klaim selama tiga bulan di RSUD Karangasem.

Tunggakan terhitung dari bulan Juni, Juli, hingga Agustus 2019.

Nominal semuanya mencapai Rp 14,9 miliar untuk pasien kelas tiga hingga kelas satu.

Direktur Utama (Dirut) RSUD Karangasem, I Wayan Suardana menjelaskan, seharusnya tunggakan itu sudah dibayar.

Ia juga belum mengetahui kapan kepastian pembayarannya.

Hal ini membuat rumah sakit kesulitan dalam hal operasional.

"Dengan kondisi itu kami kewalahan dari sisi untuk pembiayaan operasional. Terutama kebutuhan yang esensial seperti obat-obatan, bahan habis pakai, makanan pasien dan pemiliharaan gedung. Termasuk jasa pelayanan dokter," ungkap Suardana, Rabu (9/10/2019).

RSUD Karangasem harus berutang.

Ia berharap BPJS bisa melunasi utang-utangnya.

Halaman
123
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved